Manajemen Chelsea secara resmi telah memulai langkah strategis untuk mencari sosok pelatih permanen baru guna mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan Liam Rosenior.
Klub asal London Barat ini bergerak agresif dengan menghubungi sejumlah kandidat potensial demi memastikan nahkoda anyar sudah memimpin sebelum sesi latihan pramusim dimulai pada Juli mendatang.
Dikutip dari Suara, fokus utama pencarian kali ini adalah efisiensi finansial, di mana mayoritas kandidat yang masuk radar berstatus bebas transfer atau akan segera menyelesaikan kontrak mereka.
Xabi Alonso muncul sebagai salah satu figur yang menunjukkan rasa optimisme tinggi untuk memenangkan persaingan kursi kepelatihan tersebut, meskipun manajemen menekankan proses seleksi masih sangat dinamis.
"Mantan gelandang Liverpool, Alonso, diketahui merasa optimis dengan peluangnya mendapatkan peran tersebut meskipun sumber di Chelsea menegaskan persaingan masih terbuka lebar," ujar laporan internal tersebut.
Selain Alonso, nama Andoni Iraola menjadi subjek pembicaraan hangat karena dirinya juga menjadi target utama bagi Crystal Palace untuk musim depan.
Iraola saat ini berada di posisi dilematis antara menerima tawaran dari Palace atau menunggu kepastian dari pihak manajemen The Blues.
"Iraola sedang meluangkan waktu untuk menimbang masa depannya di tengah ketertarikan dari Palace dan Chelsea," tulis laporan BBC terkait situasi pelatih asal Spanyol tersebut.
Persaingan semakin ketat dengan munculnya nama-nama yang sudah memiliki pengalaman di kompetisi domestik Inggris, seperti Marco Silva dan Oliver Glasner.
Marco Silva sebenarnya memiliki opsi untuk bertahan di Fulham dengan tawaran kontrak baru berdurasi tiga tahun yang sudah tersedia.
Namun, daya tarik melatih klub besar serta adanya tawaran fantastis dari Arab Saudi diprediksi bisa memengaruhi keputusan akhir pelatih asal Portugal tersebut.
Di sisi lain, Oliver Glasner dipastikan akan meninggalkan Crystal Palace pada musim panas ini dan telah menyatakan ketertarikannya untuk tetap berkarier di tanah Inggris.
Sentuhan sentimental juga mewarnai perburuan ini dengan munculnya nama mantan pemain Chelsea, yakni Filipe Luis dan Cesc Fabregas, dalam daftar pantauan klub.
Beberapa petinggi internal klub dikabarkan menginginkan kembalinya semangat juara lama yang dibawa oleh sosok yang memahami kultur dalam Stamford Bridge.
"Mantan pelatih kepala Flamengo Filipe Luis dan bos Como Cesc Fabregas, yang keduanya bermain untuk Chelsea, dipahami memiliki pengagum di Chelsea," ungkap sumber terdekat klub.
Strategi manajemen saat ini dinilai lebih terukur dengan menghindari perekrutan pelatih yang masih terikat kontrak jangka panjang untuk menghindari beban biaya kompensasi.
Langkah ini menjadi bukti kehati-hatian petinggi klub dalam mengelola anggaran pengeluaran mereka untuk proyek jangka panjang di masa depan.
Keputusan final kini sepenuhnya berada di tangan manajemen untuk menentukan pemimpin yang paling layak sebelum rombongan tim berangkat menjalani tur pramusim.