Produsen otomotif Changan Automobile secara resmi memperkenalkan teknologi terbaru bernama Software-Defined Architecture (SDA) Intelligent di markas besar mereka di Chongqing, China, untuk merombak sistem kerja kendaraan melalui integrasi kecerdasan buatan. Arsitektur canggih ini memungkinkan mobil dikendalikan sepenuhnya oleh perangkat lunak terintegrasi.
Dilansir dari Detik Oto, sistem SDA Intelligent ini berpijak pada tiga pilar utama yaitu Keen Perception, Agile Mind, dan Precise Execution. Teknologi tersebut menggunakan sensor LiDAR dan kamera multi-sudut untuk memberikan penglihatan menyeluruh tanpa celah bagi kendaraan saat beroperasi di berbagai medan jalan.
Kecerdasan buatan dalam sistem ini telah dilatih menggunakan data berkendara riil dalam skala besar untuk menghadapi skenario sulit seperti cuaca buruk atau jalan sempit. Integrasi langsung ke kontrol sasis memungkinkan koreksi distribusi tenaga dan pengereman pada setiap roda dalam hitungan milidetik saat terdeteksi ban pecah.
Pihak manajemen Changan menegaskan komitmen serius dalam riset dan pengembangan melalui pengalokasian ribuan tenaga ahli lintas negara. Penegasan ini disampaikan menyusul digelarnya acara Changan Group Global Strategy Launch and Global Partner Conference di China untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar global.
"Kami memiliki 24.000 personel R&D dari 31 negara. Kami memiliki ribuan paten di bidang baterai, berkendara pintar (self-driving), dan kabin pintar," ujar Jia Lishan, Wakil Direktur Utama Changan Automobile Group Co., Ltd.
Perusahaan otomotif asal China ini juga memperluas standar keselamatan yang mencakup aspek psikologis penumpang serta keamanan data digital pengguna. Saat ini, implementasi arsitektur cerdas tersebut sudah diterapkan pada jajaran mobil premium mereka, termasuk merek AVATR, DEEPAL, hingga Changan Nevo.
Arsitektur SDA Intelligent tidak hanya terbatas pada penggunaan kendaraan jalan raya, namun disiapkan sebagai basis teknologi masa depan lainnya. Ke depannya, Changan berencana mengadaptasi sistem kecerdasan yang sama untuk pengembangan robot humanoid serta kendaraan terbang rendah.