Produsen otomotif asal China, Changan Automobile, mengonfirmasi komitmen ekspansi ke Indonesia dengan mengedepankan strategi lokalisasi produk daripada terlibat dalam persaingan harga yang agresif. Dilansir dari Detik Oto, perusahaan asal Chongqing tersebut menargetkan pembangunan nilai merek yang berkelanjutan di pasar global.
Langkah ini diambil guna menghindari fenomena banting harga yang sering dilakukan oleh merek-merek mobil asal Negeri Tirai Bambu lainnya saat melakukan ekspansi. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan perusahaan saat menerima kunjungan di markas pusat Changan di Kota Chongqing.
Chairman Changan Auto, Zhu Huarong, memberikan penjelasan mengenai prinsip dasar yang dipegang perusahaannya dalam menembus pasar internasional. Ia menyatakan bahwa skema promosi besar-besaran untuk menekan harga jual tidak menjadi pilihan utama.
"Kami juga tidak menggunakan metode yang disebut sebagai 'perang harga' untuk melakukan ekspansi," ujar Zhu Huarong, Chairman Changan Auto.
Alih-alih bersaing pada angka penjualan semata, Changan lebih memilih untuk melakukan diferensiasi melalui layanan dan kualitas produk. Fokus utama saat ini adalah menciptakan ekosistem bisnis yang benar-benar menyatu dengan regulasi dan kebutuhan di negara tujuan.
Zhu menyadari adanya tantangan berupa proteksionisme dan hambatan masuk di berbagai wilayah. Menurutnya, keberlangsungan bisnis hanya dapat dicapai jika perusahaan mampu menjadi bagian integral dari pasar lokal, bukan sekadar menjadi eksportir.
"Bagi Changan, cara terbaik untuk menghadapi situasi ini adalah dengan melakukan lokalisasi yang mendalam. Kami ingin beralih dari sekadar mengekspor produk menjadi berakar di pasar lokal," tegas Zhu Huarong, Chairman Changan Auto.
Strategi penguatan ini melibatkan kolaborasi erat dengan mitra lokal serta pemerintah di negara setempat. Melalui model ini, perusahaan berharap dapat memberikan dampak ekonomi positif, seperti transfer teknologi dan penyediaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko, sekaligus mendorong pembangunan bersama di negara tersebut mulai dari aspek teknologi, ekonomi, hingga penciptaan lapangan kerja. Dengan cara seperti ini, kami membangun model pengembangan yang harmonis, win-win solution, dan berkelanjutan," tutup Zhu Huarong, Chairman Changan Auto.