Komedian sekaligus pembuat konten asal Australia, Celeste Joan, melakukan eksperimen mencari pasangan menggunakan formulir Google pada Sabtu, 18 April 2026. Langkah ini diambil oleh perempuan berusia 29 tahun tersebut karena merasa lelah menerima pesan acak dari pria di media sosial serta keterbatasan fitur aplikasi kencan konvensional.
Metode penyaringan pelamar ini berhasil menarik minat lebih dari 260 pria yang mengirimkan berkas profil mereka untuk mendapatkan kesempatan berkencan. Seperti dilansir dari Wolipop, eksperimen yang awalnya hanya berawal dari ide iseng ini kini berkembang menjadi seleksi serius bagi Joan.
"Aku menerima ratusan aplikasi," ujar Celeste Joan.
Keputusan Joan meninggalkan aplikasi kencan didasari pada rasa frustrasi terhadap sistem algoritma yang ia nilai monoton. Ia merasa informasi yang tersedia pada profil aplikasi kencan standar tidak cukup mendalam untuk mengenal karakter seseorang secara utuh sebelum bertemu.
"Aplikasi dating itu hanya menunjukkan tipe orang yang sama berulang-ulang, dan profil mereka tidak memberi cukup informasi untuk bisa menilai dengan baik," kata Celeste Joan.
Guna mendapatkan informasi yang lebih lengkap, Joan menyusun kuesioner detail yang mencakup aspek legalitas hingga kepribadian. Pertanyaan dalam formulir tersebut meliputi kepemilikan surat izin mengemudi (SIM), status pekerjaan, hingga riwayat catatan kriminal dari para calon pelamar.
Selain pertanyaan serius, Joan yang populer melalui konten parodi tokoh nenek Italia juga menyisipkan pertanyaan khas terkait budaya keluarga. Ia menanyakan apa yang akan dibawa pelamar jika diundang makan malam bersama karakter nenek tersebut untuk menguji kesiapan sosial mereka.
Hasil dari proses seleksi melalui formulir digital ini dianggap Joan memberikan hasil yang lebih memuaskan dibandingkan metode sebelumnya. Ia mengklaim telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pria berkualitas yang kemungkinan besar tidak akan ditemukan melalui filter aplikasi kencan biasa.