Platform aset kripto Catcrs melakukan pembaruan besar pada arsitektur keamanan sistem wallet dan kustodi guna memperketat perlindungan aset pengguna pada Jumat (15/5/2026). Langkah strategis ini menyasar peningkatan keamanan pada transaksi penarikan dana berskala besar serta layanan bagi nasabah institusional.
Dilansir dari Investor Daily, Chief Operating Officer Catcrs Farid Hakim menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur ini merespons dinamika industri digital yang terus berkembang pesat. Perusahaan kini menempatkan mitigasi risiko sebagai fondasi utama operasional bisnis mereka.
"Pengguna mungkin masih bisa menerima fluktuasi harga pasar, tetapi akan sulit menerima kehilangan aset akibat celah sistem atau kesalahan pengelolaan. Karena itu, kami memperkuat setiap lapisan pengamanan agar risiko dapat ditekan semaksimal mungkin," ujar Farid Hakim, Chief Operating Officer Catcrs.
Pembaruan teknis mencakup penyesuaian sistem backup di berbagai titik, perombakan alur otorisasi transaksi, hingga penerapan teknologi pemantauan aktivitas mencurigakan secara real-time. Verifikasi ekstra ketat kini diberlakukan untuk penarikan dana nominal besar dan akun institusional.
Manajemen Catcrs juga melakukan klasifikasi ulang terhadap strategi kustodi berdasarkan profil risiko masing-masing aset. Untuk token yang memiliki volatilitas tinggi, perusahaan sengaja menerapkan ritme penarikan yang lebih konservatif demi menjaga stabilitas keamanan.
"Kami lebih memilih menambah satu lapis verifikasi dan sedikit memperpanjang proses review dibanding mengambil risiko terhadap keamanan aset pengguna. Bagi kami, keamanan harus selalu berada di depan pertumbuhan bisnis," kata Farid Hakim, Chief Operating Officer Catcrs.
Evaluasi ketahanan sistem dilakukan melalui simulasi kondisi ekstrem untuk memastikan dana pengguna tetap terlindungi dalam skenario terburuk siber. Meskipun proses ini menambah waktu transaksi pada nominal tertentu, perusahaan menilai langkah preventif ini sangat krusial.
"Kepercayaan pengguna tidak hanya dibangun dari kemudahan transaksi, tetapi juga dari keyakinan bahwa aset mereka dijaga dengan serius. Itu yang ingin kami pastikan melalui upgrade sistem ini," tutur Farid Hakim, Chief Operating Officer Catcrs.