Gelandang Manchester United Casemiro emosional hingga menitikkan air mata setelah membantu timnya mengalahkan Brentford 2-1 di Old Trafford pada Selasa (28/4) dini hari WIB. Kemenangan dalam laga Liga Inggris 2025/2026 tersebut diraih melalui gol sundulan Casemiro yang kini fokus pada rutinitas latihan fisik intensif.
Pemain berusia 34 tahun tersebut tercatat telah mengumpulkan sembilan gol dan dua assist sepanjang musim ini. Sebagai gelandang bertahan yang aktif menyerang, Casemiro mengandalkan latihan khusus di pusat pelatihan Carrington guna mempertahankan level kebugarannya di tengah perubahan tuntutan sepak bola modern.
Metode latihan ini dijalankan Casemiro untuk memperkokoh lini tengah Setan Merah sebagaimana dilansir dari Detik Health. Ia menjelaskan bahwa pergeseran gaya bermain menuntut pemain untuk lebih banyak menghabiskan waktu dengan alat-alat kebugaran dibandingkan era sebelumnya.
"Di sepakbola zaman dulu, yang terpenting adalah bermain dengan bola. Tentu saja, para pemain selalu menjaga diri mereka sendiri, tetapi ketika saya memulai karier, saya bermain dengan pemain-pemain yang lebih berpegang pada gaya lama, tetapi sekarang sepakbola telah banyak berubah. Sepakbola sekarang lebih spesifik, dengan pekerjaan yang spesifik. Jadi, saya pikir ketika saya tiba di Eropa, saat itulah semuanya berubah," kata Casemiro, Gelandang Manchester United.
Transformasi fisik sang pemain bermula saat dirinya memutuskan untuk pindah ke Madrid. Penambahan porsi latihan beban menjadi titik balik dalam perjalanan karier profesionalnya.
"Saya mulai ketika tiba di Madrid. Saya menghabiskan lebih banyak waktu di gym, saya mencoba menghabiskan lebih banyak waktu di gym, terutama sebelum latihan. Saat itulah karier saya mulai berubah," lanjut Casemiro, Gelandang Manchester United.
Kekuatan fisik melalui latihan beban dinilai Casemiro sebagai elemen krusial untuk menghadapi kontak fisik di lapangan. Secara spesifik, ia memfokuskan programnya pada penguatan bagian tengah tubuh.
"Bagi saya, hal favorit saya untuk dilatih adalah otot inti. 100 persen otot inti. Semuanya harus dilatih, tetapi otot inti adalah dasar dari segalanya," kata Casemiro, Gelandang Manchester United.
Fokus pada otot inti ini dilakukan karena fungsi vitalnya dalam menopang keseimbangan dan daya tahan saat terjadi benturan antar pemain. Menurutnya, aspek internal tubuh jauh lebih penting daripada sekadar penampilan luar.
"Apa yang orang lihat di luar mungkin indah, tetapi yang terpenting adalah apa yang ada di dalam, Anda harus kuat. Dalam sepakbola, ada banyak kontak dan benturan. Jadi, itu adalah bagian tubuh dan latihan yang paling penting," sambung Casemiro, Gelandang Manchester United.
Selain aktivitas fisik berat, Casemiro menekankan pentingnya manajemen waktu istirahat yang seimbang. Pemulihan dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari totalitas pekerjaannya sebagai atlet profesional.
"Anda perlu menikmati liburan dan waktu istirahat. Tubuh membutuhkan istirahat. Saya suka ungkapan: istirahat adalah kerja. Jadi, saya telah beristirahat dengan baik," kata Casemiro, Gelandang Manchester United.
Waktu berkualitas bersama keluarga menjadi penyeimbang utama bagi Casemiro sebelum kembali ke lapangan hijau. Kombinasi antara latihan disiplin dan masa pemulihan yang cukup membantu sang pemain tetap kompetitif di level tertinggi.
"Setelah itu, saya punya waktu untuk berlatih, menjaga diri sendiri, dan bersama keluarga. Ini adalah kombinasi yang baik yang memungkinkan saya untuk kembali seperti yang saya inginkan," sambung Casemiro, Gelandang Manchester United.