Juru taktik asal Italia, Carlo Ancelotti, mengusung ambisi besar bersama Timnas Brasil untuk menyongsong gelaran Piala Dunia 2026. Seperti dikutip dari Suara, pelatih anyar tersebut menegaskan bahwa target utama skuad Selecao adalah membawa pulang trofi juara, bukan sekadar mencapai babak final.
Kesiapan taktik dan mentalitas bertanding dinilai telah matang guna menghadapi persaingan sepak bola global. Skuad Selecao saat ini juga memiliki kedalaman tim yang dinilai sangat merata pada seluruh lini permainan.
ÔÇ£Saya bukanlah penyihir, tapi seorang pekerja yang telah bekerja selama 40 tahun di sepak bola. Saya mempunyai pengetahuan dan kepercayaan diri bahwa tim ini bisa bersaing dengan tim terbaik di dunia,ÔÇØ ujar Carlo Ancelotti dalam keterangan resmi CBF, Selasa.
Mantan pelatih Real Madrid tersebut lebih memprioritaskan raihan trofi juara daripada pencapaian seremonial semata. Kehadiran barisan pemain bintang dunia menjadi modal utama bagi sang pelatih dalam meramu strategi pemenangan tim.
ÔÇ£Apakah kami bisa melaju ke final Piala Dunia? Ya, kami bisa berada di final. Tapi saya pikir itu belum cukup, tujuan utamanya adalah berada di final dan memenangkannya,ÔÇØ imbuh mantan pelatih Real Madrid ini.
Langkah awal untuk membuktikan target tersebut dimulai dengan merilis daftar resmi 26 pemain pilihan. Sejumlah pilar utama yang berkarier di kompetisi elite Eropa dipastikan tetap mendominasi komposisi skuad.
Figur-figur mapan seperti Alisson Becker, Ederson Moraes, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Casemiro, Lucas Paqueta, Raphinha, hingga Vinicius Junior kembali mendapatkan pemanggilan. Kehadiran para pemain ini diharapkan dapat menjaga stabilitas serta mentalitas juara di lapangan.
Kejutan besar turut mewarnai pengumuman skuad dengan kembalinya penyerang legendaris asal klub Santos, Neymar. Pemain lini depan berusia 34 tahun tersebut akhirnya kembali mengenakan seragam tim nasional setelah sempat absen cukup lama.
Penyerang karismatik itu tercatat terakhir kali memperkuat tim nasional pada tanggal 17 Oktober 2023 silam. Kembalinya sang mega bintang diharapkan mampu menjadi mentor sekaligus pembeda pada momen-momen krusial selama turnamen berlangsung.
Selain mengandalkan pilar senior, sektor penyerangan Brasil akan diperkuat oleh talenta muda yang menjanjikan. Dua pemain muda potensial, Endrick dan Rayan, secara resmi dilibatkan untuk menjalani debut perdana mereka di ajang ini.
Ujian awal bagi konsistensi strategi baru ini akan langsung tersaji pada babak penyisihan grup. Brasil dipastikan harus waspada karena berada di grup yang dihuni oleh negara-negara tangguh.
Timnas Brasil dijadwalkan bersaing ketat dengan Maroko, Haiti, dan Skotlandia di babak penyisihan grup. Pengelolaan fokus yang matang dan kewaspadaan tinggi sejak pertandingan pertama menjadi kunci utama bagi Selecao untuk lolos ke fase gugur.