Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah mengumumkan secara resmi pembaruan masa kerja pelatih kepala mereka, Carlo Ancelotti. Langkah strategis ini memastikan posisi sang pelatih tetap aman hingga tahun 2030.
Keputusan tersebut, seperti dilansir dari Bola, menandai komitmen jangka panjang antara kedua belah pihak yang ditandatangani menjelang partisipasi mereka di Piala Dunia. Kepercayaan penuh diberikan kepada Ancelotti yang segera menginjak usia 67 tahun.
Eks pelatih Real Madrid ini mulai menangani tim Samba pada Mei 2025 setelah menyelesaikan tugasnya di kompetisi Spanyol. Meski baru menjalani 10 laga, jajaran pengurus federasi merasa puas dengan kinerjanya.
Kesepakatan baru ini dirancang untuk mengawal perjalanan tim nasional hingga selesainya Piala Dunia 2030. Hubungan harmonis selama satu tahun terakhir menjadi faktor krusial yang melandasi perpanjangan kontrak ini.
"Saya tiba di Brasil setahun yang lalu. Sejak menit pertama, saya mengerti apa arti sepak bola bagi negara ini," kata Ancelotti kepada situs web resmi CBF.
"Selama setahun, kami telah bekerja untuk membawa Timnas Brasil kembali ke puncak dunia. Tetapi CBF dan saya menginginkan lebih. Lebih banyak kemenangan, lebih banyak waktu, lebih banyak kerja keras."
"Kami sangat senang mengumumkan bahwa kami akan melanjutkan kerja sama selama empat tahun lagi. Kami akan bersama hingga Piala Dunia 2030."
"Saya ingin berterima kasih kepada CBF atas kepercayaan mereka. Terima kasih, Brasil, atas sambutan hangat dan semua kasih sayangnya."
Catatan Performa dan Spekulasi Eropa
Sepanjang kepemimpinannya, Ancelotti mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Kendati kalah 0-1 dari Bolivia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Rabu 10 September 2025, ia tetap melayangkan apresiasi kepada pemainnya.
Keputusan menetap di Amerika Selatan ini sekaligus menutup rapat spekulasi mengenai kepulangannya ke Eropa. Sebelumnya, sempat muncul harapan di Italia agar dirinya bersedia menangani skuad Azzurri.
Rekor Mentereng di Level Klub
Reputasi pria asal Italia ini di level klub memang sangat fenomenal. Ia dikenal sebagai satu-satunya pelatih yang mampu meraih gelar juara di lima liga top Eropa bersama klub-klub raksasa.
Prestasi emas tersebut diukir saat menukangi AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Bayern Muenchen. Koleksi lima trofi Liga Champions bersama Madrid dan Milan kian mempertegas kapasitasnya di dunia kepelatihan.