Cara Simpan Daging Kurban Agar Tahan Lama dan Bebas Bakteri

Cara Simpan Daging Kurban Agar Tahan Lama dan Bebas Bakteri
Foto: Ilustrasi Cara Simpan Daging Kurban Agar Tahan Lama dan Bebas Bakteri.

Menyimpan daging kurban dengan teknik yang tepat menjadi kunci utama untuk mencegah perkembangbiakan bakteri berbahaya. Langkah ini sangat penting dilakukan setelah Iduladha agar daging tetap aman dikonsumsi.

Dilansir dari Suara, Dosen Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Khaeriyah Nur, menekankan pentingnya menjaga kesegaran daging melalui penanganan yang benar sejak awal diterima masyarakat.

Khaeriyah menjelaskan bahwa daging yang baru saja dipotong tidak diperbolehkan berada di suhu ruangan dalam jangka waktu yang terlalu lama. Hal ini bertujuan untuk menekan risiko kerusakan kualitas dan ancaman bagi kesehatan.

Daya tahan daging sangat bergantung pada suhu perangkat penyimpanan yang digunakan. Pada chiller kulkas dengan suhu 0 hingga 4 derajat Celsius, daging segar biasanya hanya mampu bertahan selama 3 sampai 5 hari.

Kondisi berbeda ditemukan jika daging diletakkan di dalam freezer dengan suhu ideal mencapai minus 18 derajat Celsius. Pada tingkat kedinginan tersebut, daging dapat diawetkan selama berbulan-bulan tanpa mengalami penurunan kualitas yang berarti.

Meskipun mampu bertahan lama, kualitas rasa dan tekstur daging tetap berpotensi menurun seiring berjalannya waktu. Masyarakat disarankan untuk tetap mengolah daging dalam periode yang wajar demi menjaga kelezatannya.

Langkah Efektif Mengawetkan Daging Kurban

Pertumbuhan mikroorganisme pada permukaan daging dapat dipicu oleh kondisi suhu yang hangat. Oleh karena itu, daging kurban sangat tidak disarankan untuk dibiarkan di suhu ruang lebih dari 8 jam sebelum diproses atau disimpan.

Penyimpanan yang cepat merupakan metode terbaik dalam mempertahankan higienitas. Segera masukkan daging ke dalam tempat penyimpanan untuk menghindari munculnya aroma tidak sedap akibat proses pembusukan dini.

Sebelum masuk ke freezer, daging yang masih hangat perlu diangin-anginkan agar suhunya turun perlahan. Setelah dingin, potonglah daging sesuai takaran masak harian dan masukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock.

Penggunaan wadah tertutup sangat krusial untuk mencegah kontaminasi silang dari bahan makanan lain di dalam kulkas. Selain itu, cara ini efektif agar aroma daging tidak mencemari bagian dalam lemari es.

Proses Pendinginan Bertahap

Proses penurunan suhu yang stabil sangat memengaruhi tekstur daging. Sebaiknya simpan daging di kulkas biasa selama beberapa menit sebelum memindahkannya ke bagian pembekuan atau freezer.

Langkah pendinginan bertahap ini berfungsi untuk menjaga serat dan rasa alami daging agar tetap terjaga dengan baik. Perubahan suhu yang terlalu mendadak sering kali merusak kualitas fisik daging saat dicairkan nantinya.

Pembekuan mendadak saat daging masih hangat juga berisiko menciptakan kristal es yang lebih banyak. Kristal es berlebih inilah yang menyebabkan tekstur daging menjadi terasa lebih kasar setelah melewati proses pencairan kembali.

Artikel terkait

Rekomendasi