Burnley menegaskan tidak membawa misi menyerah saat harus bertandang ke markas Arsenal pada pekan ini. Klub berjuluk The Clarets tersebut tetap berambisi memberikan perlawanan meski posisi mereka sudah tidak menguntungkan.
Kepastian degradasi yang diterima Burnley sejak dua pekan lalu membuat tim ini hanya perlu menyelesaikan kewajiban pada dua laga sisa. Dilansir dari Detik Sport, salah satu jadwal terakhir mereka adalah menghadapi Arsenal di Emirates Stadium pada Selasa, 19 Mei 2026 dini hari WIB.
Ujian berat menanti Burnley karena tuan rumah tengah dalam performa puncak guna mengamankan gelar juara Liga Inggris musim ini. Arsenal sangat membutuhkan kemenangan meyakinkan untuk memperlebar selisih gol dengan pesaing terdekat mereka, Manchester City.
Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan dominasi Arsenal yang berhasil menang 2-0 di kandang Burnley pada 1 November lalu. Selain itu, lini pertahanan tim tamu menjadi titik lemah setelah kebobolan sebanyak 73 gol sepanjang musim ini.
Kondisi tersebut menjadikan Burnley sebagai sasaran empuk bagi barisan penyerang Arsenal yang tercatat sudah mengoleksi 68 gol. Kendati demikian, skuat asuhan manajer interim Mike Jackson menolak untuk tunduk tanpa memberikan perlawanan berarti di lapangan.
Mike Jackson menyatakan bahwa meskipun banyak pihak yang sudah memprediksi hasil akhir, skuatnya tetap memiliki kepercayaan diri untuk menang. Ia melihat pertandingan besar ini sebagai kesempatan bagi para pemainnya untuk unjuk gigi di panggung tertinggi.
"Orang-orang mungkin sudah tahu hasilnya bakal seperti apa, tapi kami harus ke sana dengan keyakinan untuk bisa melawan dan menang," ujar Mike Jackson.
Klub asal Lancashire ini mengaku antusias menyambut laga tersebut dan berkomitmen untuk bermain secara profesional. Menurut Jackson, para pemainnya tidak bisa mengendalikan opini publik namun bisa mengontrol performa mereka sendiri di atas rumput.
"I rasa Anda harus lihat itu sebagai kesempatan. Pertama adalah kami bisa tampil di laga seperti itu, kedua kami begitu antusias menyambutnya dan kami punya peluang untuk bisa main bagus di sana," kata Mike Jackson.
Sikap serius tersebut sebelumnya sudah ditunjukkan Burnley saat meladeni Aston Villa pada pekan lalu. Mereka bertekad menjaga integritas permainan hingga kompetisi benar-benar berakhir meski secara matematis tidak ada lagi poin yang bisa menyelamatkan mereka.
"Kami tidak bisa mengatur apa yang terjadi di sekitar kami, tapi kami cuma bisa pastikan bahwa kami tetap serius bermain, seperti halnya saat bertemu Villa pekan lalu," ujar Mike Jackson.