PT Bridgestone Tire Indonesia bersiap menaikkan harga jual produk ban pada Juni 2026 mendatang akibat lonjakan biaya bahan baku yang dipicu konflik di Timur Tengah. Penyesuaian harga di pasar domestik tersebut diperkirakan berada di kisaran 3 persen hingga 5 persen, seperti dilansir dari Industri pada Selasa (19/5/2026).
Konflik geopolitik tersebut telah memicu kenaikan harga minyak, plastik, dan material pendukung lainnya dalam beberapa bulan terakhir. Manajemen perusahaan saat ini tengah menghitung formula penyesuaian harga agar tetap sejalan dengan kemampuan konsumen lokal.
Presiden Direktur Bridgestone Mukiat Sutikno menjelaskan bahwa tekanan eksternal ini berdampak langsung pada biaya produksi manufaktur. Perusahaan memproyeksikan tren kenaikan harga material mentah masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
"Dalam dua tiga bulan ke depan prediksinya antara 4 hingga 10% kenaikannya secara bahan baku," ujar Mukiat.
Meskipun mayoritas pasokan berasal dari dalam negeri, volatilitas pasar internasional tetap memengaruhi struktur biaya perusahaan. Komoditas global yang menjadi acuan utama perdagangan masih menggunakan standar harga serta denominasi mata uang asing.
"Untuk Bridgestone sendiri kita ada kenaikan rata-rata sekitar 3 hingga 5% walaupun memang masih belum final," kata Mukiat.
Formulasi harga baru tersebut tetap mengacu pada perkembangan Singapore Commodity Exchange (SICOM) dan transaksi menggunakan dolar Amerika Serikat. Pembagian porsi bahan baku saat ini terdiri dari 55 persen sumber lokal dan 45 persen melalui skema impor.
"Nah walaupun memang untuk Bridgestone sekitar 55% itu local sourcing, 45% impor, tapi tetap acuan harga internasional dan bayarnya pakai dolar AS," ujarnya.
Langkah penyesuaian harga ini akan diterapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan situasi pasar dalam negeri. Kebijakan tersebut diambil tanpa mengurangi standar material demi menjaga aspek keselamatan dan performa produk di tangan konsumen.
"Karena untuk Bridgestone sendiri kita tidak akan mendiskon dari segi raw material karena ini tentunya terkait dari kualitas ban Bridgestone," katanya.