PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan peningkatan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah ketidakpastian ekonomi global. Capaian positif ini sejalan dengan penerapan transformasi BRIvolution Reignite yang telah diimplementasikan sepanjang satu tahun terakhir.
Dikutip dari Investortrust, efisiensi biaya dana dan peningkatan kualitas aset menjadi pendorong utama profitabilitas perseroan. Indikator Return on Assets (ROA) tercatat naik menjadi 2,8 persen, sedangkan Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 18,4 persen dari periode sebelumnya sebesar 17,1 persen pada Triwulan I-2025.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan kapasitas perseroan dalam menjaga keseimbangan ekspansi kredit dan pengelolaan dana.
"Pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien. Di satu side, pertumbuhan kredit yang tetap kuat memberikan dorongan terhadap pendapatan bunga. Sementara di sisi lain, perbaikan struktur funding, khususnya peningkatan CASA, turut menekan cost of fund. Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan," ujar Hery.
Hingga kuartal pertama tahun ini, total aset emiten bersandi saham BBRI ini menembus Rp 2.250 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara year-on-year (YoY). Sektor intermediasi juga menunjukkan performa solid dengan penyaluran kredit dan pembiayaan yang meningkat 13,7 persen YoY menjadi Rp 1.562 triliun.
Melalui fundamental bisnis yang kokoh, selektivitas kredit, penyusutan biaya dana, serta kualitas aset yang terkendali, perseroan sukses mengantongi laba bersih Rp 15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen YoY.
Hery mengungkapkan manajemen optimistis tren positif ini akan terus berlanjut melalui fokus pada penguatan sektor digitalisasi, manajemen risiko, serta penciptaan nilai jangka panjang.
Strategi ke depan difokuskan pada penguatan ekosistem UMKM secara end-to-end melalui akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga integrasi pasar digital.
"Kami meyakini bahwa pertumbuhan harus berjalan seiring dengan dampak yang nyata. Oleh karena itu, setiap langkah transformasi BRIvolution Reignite yang tengah kami lakukan diarahkan untuk menciptakan nilai tambah, tidak hanya bagi perusahaan dan pemegang saham, tetapi juga bagi masyarakat luas," tutur Hery.