Hubungan asmara antara Brad Pitt dan Ines de Ramon dikabarkan berjalan semakin serius. Meski sang aktor sudah mengenalkan desainer perhiasan itu kepada orang-orang terdekatnya, keduanya dilaporkan sulit untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
Dilansir dari Wolipop, pria berusia 62 tahun tersebut diduga mengalami trauma masa lalu akibat perceraian penuh drama dengan mantan istrinya. Brad Pitt sendiri telah menjalin hubungan dengan Ines de Ramon sejak tahun 2022.
Pasangan yang memiliki perbedaan usia 29 tahun ini kini menikmati masa-masa bahagia bersama. Pemain film 'F1' itu merasakan kedamaian dan dukungan dari kekasihnya, tetapi ia diragukan bakal menikah lagi atau menambah momongan.
"Dia memiliki pasangan yang hebat yang dia hargai, tetapi tidak ada terburu-buru ke arah itu," kata sebuah sumber.
Perseteruan panjang saat berpisah dengan Angelina Jolie disinyalir menjadi alasan utama. Keduanya bercerai pada 2016 dan terlibat perselisihan hukum yang sengit, termasuk perebutan perkebunan mewah Château Miraval di Prancis, sebelum akhirnya berdamai delapan tahun kemudian.
Dampak perceraian ini juga membuat Brad Pitt terasing dari keenam anaknya, yaitu Maddox, Pax, Zahara, Shiloh, serta si kembar Knox dan Vivienne. Bintang film 'Once Upon a Time in Hollywood' itu menganggap ada upaya sengaja untuk memisahkan dirinya dari anak-anak.
"Antagonisme sangat besar. Dia telah sepenuhnya terasing dari anak-anaknya. Ini sangat menghancurkan baginya," kata sumber.
Kondisi ini kembali mencuat setelah Brad Pitt tidak menghadiri acara wisuda kelulusan Zahara dari Spelman College di Atlanta, Georgia, minggu lalu. Laporan dari TMZ menyebutkan bahwa sang ayah bahkan tidak menghubungi putrinya sebelum momen penting tersebut.
"Tidak ada yang mencegahnya untuk hadir. Atau mengunjunginya. Hari itu adalah tentang semua yang telah ia capai. Bukan tentang apakah ia bersedia hadir," ujar sebuah sumber.
Pihak terdekat Brad Pitt kemudian memberikan pembelaan mengenai ketidakhadiran sang aktor dalam acara tersebut. Narasi penolakan dari pihak keluarga dianggap menjadi pemicu utama renggangnya hubungan mereka.
"Kamu tidak bisa bersikap ganda, mendukung keterasingan total dan kemudian mengkritik seseorang karena tidak datang ke suatu acara padahal kamu telah memastikan bahwa mereka tidak akan diterima. Itu bukan situasi yang ia ciptakan," tambah sumber.
Saat berjalan ke panggung untuk menerima ijazah Sarjana Seni dalam bidang psikologi, Zahara diketahui telah resmi menanggalkan nama belakang ayahnya. Ia kini memilih nama Zahara Marley Jolie dari yang sebelumnya dikenal sebagai Zahara Marley Jolie-Pitt.
"Sangat disayangkan orang-orang merasa perlu untuk menodai perayaan ini dengan menyerang seorang ayah yang telah terpisah dari keluarganya," tutur orang terdekat Brad Pitt.