BPJPH Apresiasi Penguatan Ekosistem Halal di Jawa Tengah

BPJPH Apresiasi Penguatan Ekosistem Halal di Jawa Tengah
Foto: Ilustrasi BPJPH Apresiasi Penguatan Ekosistem Halal di Jawa Tengah.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat ekosistem halal saat menerima kunjungan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen di Jakarta pada Rabu, 29 April 2026.

Sinergi lintas sektor tersebut mencakup penguatan rumah potong, pengawasan pelaku usaha, hingga hibah aset untuk kelembagaan BPJPH, sebagaimana dilansir dari Nasional. Langkah ini dinilai sebagai percontohan kolaborasi daerah yang menyeluruh di tingkat nasional.

"Saya sangat gembira atas kehadiran Gus Wagub. Kerja sama yang kuat seperti inilah yang kami harapkan. Jateng layak menjadi role model dalam kolaborasi yang kuat dan menyeluruh, mulai dari penguatan rumah potong hewan (RPH), rumah potong unggas, perhatian terhadap pelaku usaha yang belum tertib halal, hingga lokasi-lokasi yang ke depan akan terus kami awasi bersama," ujar Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH.

Haikal menekankan bahwa dukungan konkret berupa hibah tanah untuk memperkuat kantor BPJPH di Jawa Tengah menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun keberlanjutan ekosistem halal bagi masyarakat luas.

"Ini merupakan contoh yang dapat direplikasi di daerah lain, bagaimana pemerintah daerah (pemda) hadir dan berperan aktif dalam membangun ekosistem halal secara menyeluruh," kata Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH.

Fokus pengawasan juga menyasar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut. Ribuan unit pelayanan ini didorong untuk segera memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat terkait aspek higienis dan kehalalan produk.

"Dari hampir 5.000 SPPG yang ada di Jateng, seluruhnya juga menjadi bagian dari perhatian dan pengawasan. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa selain standar kebersihan dan sanitasi, aspek kehalalan juga harus dipastikan," tutur Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari rencana pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi berbasis syariah di provinsinya.

"Kami ingin mendorong Jateng menjadi daerah yang semakin ramah muslim, memperkuat pariwisata halal, serta meningkatkan jumlah produk makanan bersertifikat halal," ungkap Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Pihaknya akan segera melakukan pembinaan intensif kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Upaya ini bertujuan agar target peningkatan sektor wisata muslim dapat tercapai secara signifikan pada tahun mendatang.

"Kami menargetkan pada 2027, Jateng dapat mengalami peningkatan signifikan dalam sektor wisata muslim dan produk bersertifikat halal. Karena itu, kami terus mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk segera memiliki sertifikat halal," jelas Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Berdasarkan data BPJPH, Jawa Tengah memberikan kontribusi besar dengan menyumbang hampir 2,2 juta produk bersertifikat halal dari total 12,7 juta produk yang terdaftar secara nasional saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi