Napoli dipaksa menyerah dengan skor 2-3 saat menjamu Bologna pada laga pekan ke-36 Liga Italia 2025-2026 di Stadion Diego Armando Maradona, Selasa (12/5/2026) dini hari WIB, dilansir dari Bola.
Kekalahan mengejutkan ini bermula saat tim tamu unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Federico Bernardeschi pada menit ke-9 dan penalti Riccardo Orsolini di menit ke-34.
Skuad asuhan Antonio Conte sebenarnya sempat menyamakan kedudukan lewat gol Giovanni Di Lorenzo dan Alisson Santos sebelum Jonathan Row mencetak gol kemenangan Bologna pada masa tambahan waktu.
Hasil minor ini membuat I Partenopei tertahan di posisi kedua klasemen dengan 70 poin, namun posisi mereka untuk mengamankan tiket Liga Champions kini terancam oleh kejaran Juventus, AC Milan, AS Roma, hingga Como 1907.
| Klub | Poin |
|---|---|
| Napoli | 70 |
| Juventus | 68 |
| AC Milan | 67 |
| AS Roma | 67 |
| Como 1907 | 65 |
Manajer Napoli, Antonio Conte, menyatakan bahwa timnya sudah menunjukkan upaya maksimal untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
"Kami memiliki keinginan dan energi untuk menang, kami mencoba untuk menekan. Wajar jika kami mengambil risiko serangan balik." kata Conte.
Mantan pelatih timnas Italia itu menilai anak asuhnya telah bermain disiplin meski akhirnya harus kecolongan pada menit-menit akhir pertandingan.
"Kami bermain bagus dengan tidak pernah membiarkan mereka melakukan serangan balik. Gol itu menyakitkan di akhir pertandingan; saya selalu mengatakan bahwa jika Anda tidak bisa menang, Anda seharusnya tidak kalah," kata Conte.
Kekalahan ini dipandang sang pelatih sebagai pengingat bagi timnya untuk tetap fokus menghadapi sisa kompetisi yang semakin ketat.
"Saya tidak kecewa dengan pertandingan ini; kekalahan ini membawa kami kembali ke kenyataan. Kami perlu mendapatkan tiga poin untuk Liga Champions dan kemudian kita akan melihat bagaimana posisi kami di klasemen," kata Conte.
Meskipun tekanan semakin meningkat, Conte menegaskan bahwa target finis di empat besar masih berada dalam kendali mereka sepenuhnya.
"Apa yang kita lakukan telah membawa kita ke posisi kedua dan bermain untuk Liga Champions. Jangan mengarang hal-hal yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan. Kemudian kita akan lihat tahun depan, ketika semua orang tersedia." jelas Conte.
Pihak manajemen klub menekankan pentingnya kualifikasi kompetisi tertinggi Eropa tersebut untuk menjaga stabilitas finansial tim di musim mendatang.
"Kita masih selangkah lagi untuk mengamankan kualifikasi Liga Champions untuk klub, yang penting dari sudut pandang finansial," jelas Conte.
Pelatih berusia 56 tahun tersebut juga menolak menjadikan faktor kebugaran pemain sebagai alasan di balik penurunan performa tim belakangan ini.
"Tidak mudah untuk pulih dari cedera serius; di awal Anda brilian dan kemudian penurunan fisik adalah hal yang wajar. Kita harus memainkan dua pertandingan terakhir ini dan kemudian menarik kesimpulan," tegas Conte.