Aksi nyata untuk menjaga kelestarian kawasan pesisir Bali ditunjukkan melalui kolaborasi pembersihan pantai. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggerakkan ratusan sukarelawan dalam kegiatan bersih lingkungan di Pantai Mertasari, Bali, pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Seperti diberitakan oleh Investortrust, agenda bertajuk BERANI Bersih Pantai Mertasari ini menggalang dukungan dari sekitar 200 relawan. Peserta aksi terdiri atas elemen masyarakat, pelajar, pegiat lingkungan, hingga aparatur Desa Sanur Kauh.
Inisiatif ini menjadi langkah konkret BNI dalam menyokong manajemen lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan gotong royong ini juga diselenggarakan demi menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari.
Sejumlah tokoh lokal turut menghadiri kegiatan ini. Di antaranya adalah Perbekel Desa Sanur Kauh I Made Ada, Ketua TPS3R Sekar Tanjung I Wayan Merta, serta Pendiri Komunitas Malu Dong Komang Sudiarta.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa gerakan ini mengusung misi edukasi yang lebih luas untuk menumbuhkan kepedulian kolektif. Kelestarian alam dinilai menjadi pilar utama dalam menyokong stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga.
"Kegiatan ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Tantangan pengelolaan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2/2026).
Okki menambahkan, posisi Bali sebagai pusat perjumpaan wisatawan domestik maupun mancanegara menuntut kepedulian yang konsisten terhadap kebersihan pesisir. Langkah ini dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi industri pariwisata setempat.
"Menjaga bumi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Kebersihan kawasan pesisir merupakan bagian penting dalam menjaga citra dan daya saing pariwisata Bali," lanjutnya.
Dalam aksi tersebut, para relawan menyisir dan mengumpulkan sampah di area Pantai Mertasari. Tidak sekadar memungut sampah, BNI juga memberikan dorongan fasilitas penunjang untuk manajemen limbah kepada TPS3R Sekar Tanjung.
Bantuan yang diserahkan meliputi mesin pencacah sampah serta alat press plastik. Fasilitas ini disalurkan untuk mendongkrak kapasitas operasional pemrosesan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi komunitas lokal.
"Komitmen BNI dalam menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Perseroan mendorong agar pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan," tegas Okki.
Lewat payung program BNI Go Green dan berbagai gerakan hijau lainnya, BNI berupaya mengintegrasikan sinergi pengelolaan limbah, edukasi ekologis, serta pemberdayaan warga. Langkah ini diorientasikan untuk menghadirkan efek positif yang berkelanjutan bagi ruang hidup masyarakat pesisir.