Bioskop Trans TV dijadwalkan menghadirkan film Shadow in the Cloud (2020) pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB. Layar lebar arahan sutradara Roseanne Liang ini mengombinasikan drama berlatar Perang Dunia II dengan unsur horor mitologi.
Aktris Chloë Grace Moretz menjadi tokoh utama dalam sinema yang menyajikan ketegangan di udara tersebut, dilansir dari Suara. Narasi cerita berpusat pada perjuangan seorang perwira perempuan yang menghadapi ancaman ganda selama penerbangan rahasia.
Kisah bermula pada tahun 1943 saat Maude Garrett (Chlo├½ Grace Moretz), seorang perwira penerbang wanita, ditugaskan naik ke pesawat pengebom B-17 Flying Fortress bernama The FoolÔÇÖs Errand. Ia mengemban misi membawa sebuah tas berisi dokumen rahasia yang tidak boleh dibuka oleh siapa pun.
Kehadiran Maude di dalam armada tersebut memicu cemoohan dan komentar seksis dari para kru pesawat yang seluruhnya adalah laki-laki, termasuk Beckell (Nick Robinson) dan Walter Quaid (Taylor John Smith). Akibat keterbatasan ruang, Maude akhirnya diminta menempati ball turret yang berada di bagian bawah perut pesawat.
Situasi semakin genting ketika Maude melihat penampakan makhluk misterius yang dikenal sebagai Gremlin di sayap pesawat. Pada saat yang sama, jet tempur tentara Jepang mulai memburu dan menyerang pesawat mereka.
Terjebak sendirian di ruang sempit bawah pesawat, Maude harus menghadapi monster di luar sekaligus ketidakpercayaan dari kru di dalam. Ia dipaksa berjuang mempertahankan hidup sekaligus melindungi paket misterius yang dibawanya.
Transformasi Karakter dan Unsur Sinematik
Performa Karakter Utama
Chloë Grace Moretz menampilkan akting yang mendominasi sebagian besar durasi film dari dalam ruang sempit ball turret. Ekspresi wajah dan komunikasi suara melalui radio menjadi instrumen utama dalam menyampaikan rasa takut, amarah, serta keteguhan karakter Maude.
Kehadiran Nick Robinson dan Taylor John Smith memberikan dukungan performa yang solid bagi jalannya cerita. Melalui perkembangan alur, karakter Maude bertransformasi dari sosok yang awalnya terlihat rapuh menjadi pahlawan aksi yang tangguh.
Eksperimen Genre Sutradara
Sutradara Roseanne Liang membawa film ini melintasi dua nuansa yang berbeda. Paruh pertama sinema dikemas menyerupai drama psikologis yang menyoroti isu diskriminasi gender di lingkungan militer.
Memasuki paruh kedua, tensi tayangan berubah menjadi sajian horor aksi yang intensitasnya menyerupai episode klasik The Twilight Zone. Efek visual makhluk Gremlin ditampilkan secara apik di tengah berkecamuknya pertempuran udara.
Sisi audio diperkuat oleh aransemen musik skor bernuansa synth-wave khas era 80-an yang digarap oleh Mahuia Bridgman-Cooper. Sentuhan audio tersebut memberikan kesan modern pada film yang sebenarnya mengambil latar waktu tahun 1940-an.