Wuling Motors merinci estimasi biaya perawatan berkala untuk model SUV terbaru mereka, Wuling Eksion, yang hadir dalam varian Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di pasar otomotif Indonesia. Langkah ini diambil guna memberikan transparansi purnajual bagi konsumen yang mempertimbangkan aspek efisiensi biaya kepemilikan jangka panjang.
Penyediaan data purnajual tersebut mencakup garansi, ketersediaan suku cadang, hingga bantuan darurat bagi para pemilik unit Eksion. Sebagaimana dilansir dari Otomotif, pabrikan asal China ini merancang skema perawatan yang disesuaikan dengan karakteristik teknis dari masing-masing sistem penggerak tersebut.
Maulana Hakim selaku Aftersales Director Wuling Motors menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen menyediakan layanan komprehensif untuk mendukung kenyamanan pengguna. Fasilitas yang disiapkan meliputi servis berkala yang terjangkau serta dukungan teknis selama 24 jam.
"Melalui layanan purnajual ini, kami ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang nyaman dan bebas khawatir. Dalam rangka mendukung kemudahan perawatan, Wuling juga menghadirkan skema perawatan berkala Eksion yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing teknologi," ujarnya saat seremoni peluncuran Eksion di Jakarta.
Bagi pemilik varian Eksion EV, pemeliharaan rutin dijadwalkan setiap 5.000 kilometer dengan titik fokus pada komponen sistem pendingin, minyak rem, hingga filter udara kabin. Total biaya yang diperlukan untuk masa pemakaian 5,5 tahun atau 55.000 kilometer diperkirakan mencapai Rp 3,3 juta.
Sementara itu, varian PHEV memiliki interval servis setiap 7.500 kilometer setelah melewati perawatan pertama di angka 5.000 kilometer. Biaya operasional servis untuk model ini lebih tinggi karena melibatkan perawatan komponen mesin pembakaran internal dan sistem hibrida secara bersamaan.
Estimasi pengeluaran untuk perawatan berkala Eksion PHEV mencapai angka Rp 14,2 juta untuk jangka waktu 5,5 tahun atau jarak tempuh 42.500 kilometer. Maulana memberikan penegasan mengenai perbedaan struktur biaya yang cukup signifikan antara kedua model tersebut.
"Untuk model PHEV memang ada perbedaan. Biaya perawatan tersebut sudah termasuk mesin internal combustion engine (ICE)," kata Maulana.
Komponen yang diganti pada model PHEV meliputi oli mesin, filter oli, busi, hingga filter udara dan cairan sistem hibrida. Saat ini, kedua varian Wuling Eksion telah dipasarkan di Indonesia dengan dua tipe berbeda pada masing-masing jenis penggerak.