Kekalahan tipis 1-2 dari PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, memperpanjang tren negatif Bhayangkara FC dalam kompetisi Super League. Hasil buruk tersebut menjadi kekalahan ketiga secara berturut-turut bagi skuad berjuluk The Guardian sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Gawang yang dikawal Aqil Savik harus kebobolan dua kali melalui aksi Dusan Lagator dan Luka Cumi. Meskipun sempat memberikan perlawanan melalui gol balasan Bernard Henry, Bhayangkara FC gagal mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang berbunyi.
Rentetan hasil minor ini menambah beban tim setelah sebelumnya juga menyerah di tangan Persib Bandung dengan skor 2-4 dan Persis Solo dengan skor 1-2. Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, memberikan penegasan mengenai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap performa anak asuhnya.
"Kami harus bangkit, perbaiki detail kecil, kembali berlatih dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya," kata Munster di situs ILeague.
Munster kini fokus mempersiapkan tim untuk memutus rantai kekalahan pada laga-laga mendatang. Di sisi lain, kiper utama Bhayangkara FC, Aqil Savik, mengakui adanya kekecewaan mendalam atas hasil yang diraih di markas tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur tersebut.
"Tentu kami kecewa. Kami harus terima hasil ini dan fokus ke laga selanjutnya," kata Aqil Savik.
Setelah kekalahan di Sulawesi Selatan ini, Bhayangkara FC dijadwalkan akan melakoni laga kandang. Mereka dijadwalkan bertemu dengan Madura United dalam upaya mendapatkan kembali poin penuh dan memperbaiki posisi di klasemen.