Bhayangkara FC Taklukkan PSIM Yogyakarta 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda

Bhayangkara FC Taklukkan PSIM Yogyakarta 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda
Foto: Ilustrasi Bhayangkara FC Taklukkan PSIM Yogyakarta 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda.

Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Jumat (17/4/2026). Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit membalikkan kedudukan di babak kedua.

Kemenangan krusial ini membuat posisi The Guardian melesat ke peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 47 poin. Sebaliknya, kekalahan tersebut menahan PSIM Yogyakarta di posisi kesembilan dengan koleksi 38 poin sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Pertandingan dimulai dengan tekanan dari tim tamu yang membuahkan hasil pada menit kesembilan lewat aksi Savio Sheva. Gol pembuka ini tercipta setelah Sheva berhasil memaksimalkan umpan matang yang dikirimkan oleh Dei Corfe ke pertahanan lawan.

Tertinggal satu gol, Bhayangkara FC mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui upaya Moussa Sidibe namun masih bisa digagalkan oleh kiper Cahya Supriadi. Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Mataram tetap bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, skuat asuhan Bhayangkara langsung tampil menggebrak dan sukses menyamakan skor pada menit ke-48. Berawal dari skema tendangan bebas di sisi kanan, umpan silang Moussa Sidibe berhasil diteruskan oleh sundulan Nehar Sadiki menjadi gol.

Dominasi tuan rumah berlanjut hingga akhirnya berbalik memimpin pada menit ke-55 melalui gol yang dicetak oleh Moussa Sidibe. Gol tersebut bermula dari tandukan Moises Wolschick di depan gawang yang langsung disambar dengan cepat oleh Sidibe ke dalam jaring lawan.

PSIM Yogyakarta sebenarnya sempat menggetarkan jala gawang Aqil Savik pada menit ke-71 melalui sontekan Pulga Vidal yang memanfaatkan tendangan bebas Ze Valente. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Vidal dinilai sudah berada dalam posisi offside sebelum menyambar bola.

Pada sisa waktu pertandingan, PSIM berupaya keras menyamakan kedudukan yang justru membuat lini pertahanan mereka terbuka bagi serangan balik. Henri Doumbia sempat mendapatkan peluang emas untuk menambah keunggulan Bhayangkara, tetapi tendangannya kembali ditepis oleh performa apik Cahya Supriadi.

Artikel terkait

Rekomendasi