Bursa Efek Indonesia Rombak Konstituen Indeks LQ45 Periode Mei 2026

Bursa Efek Indonesia Rombak Konstituen Indeks LQ45 Periode Mei 2026
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia Rombak Konstituen Indeks LQ45 Periode Mei 2026.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memasukkan lima saham baru ke dalam indeks utama LQ45 untuk periode efektif Mei hingga Juli 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan kriteria likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, serta fundamental perusahaan yang dinilai kuat, Minggu (26/4/2026).

Lima emiten yang bergabung dalam daftar tersebut adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA). Lonjakan nilai transaksi menjadi pendorong utama masuknya emiten tersebut sebagaimana dilansir dari Money.

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris MuÔÇÖtashim menjelaskan bahwa masuknya WIFI dan CUAN didorong oleh peningkatan volume perdagangan yang signifikan. Berdasarkan data metodologi, WIFI mencatatkan rata-rata likuiditas sebesar Rp 67,5 triliun, sementara CUAN mencapai angka Rp 93 triliun.

ÔÇ£Masuknya WIFI dan CUAN ke LQ45, tentu berdasarkan likuiditas terkini yang naik jika dibandingkan rebalancing sebelumnya,ÔÇØ ujar Faris kepada Kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Proses seleksi indeks ini sangat ketat, dimulai dari penyaringan 150 saham dengan nilai transaksi terbesar di bursa. Daftar tersebut kemudian dikurasi kembali menjadi 80 saham dalam indeks IDX80 sebelum akhirnya menetapkan 45 saham terbaik untuk LQ45.

ÔÇ£Semisal WIFI rata-rata likuiditas berdasarkan metodologi yang ditentukan sebesar Rp 67,5 triliun, dan CUAN sebesar Rp 93 Triliun,ÔÇØ paparnya.

Faris juga menyoroti bahwa komposisi baru ini mencerminkan dominasi sektor komoditas dan sumber daya alam di pasar modal dalam satu hingga dua tahun mendatang.

ÔÇ£Hal ini diambil berdasarkan universe 150 saham dengan transaksi terbesar lalu dikurasi sebanyak 80 untuk konstituen IDX80, kemudian 45 sebagai LQ45, dan dikurasi lagi 30 menjadi IDX30,ÔÇØ ujar Faris.

Menurut analisisnya, inklusi saham-saham baru ini menunjukkan arah bisnis sektoral yang masih bertumpu pada pendekatan makroekonomi berbasis komoditas.

ÔÇ£Hal ini menggambarkan arah bisnis sektoral pada satu hingga dua tahun kedepan, karena jika menggunakan pendekatan makro, inklusi saham baru tidak jauh dari sektor komoditas,ÔÇØ lanjut dia.

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta memberikan pandangan terkait aspek tata kelola emiten. Ia menyebut BEI mulai memperketat aturan mengenai konsentrasi kepemilikan saham yang terlalu tinggi guna meningkatkan transparansi.

ÔÇ£Di sini kan Bursa Efek Indonesia mulai menerapkan sapu bersih terhadap kepemilikan terkonsentrasi tinggi. Jadi misalnya kalau CUAN ini kan kan sempat isu likuiditas. Maka dari itu, Prajogo Pangestu melakukan aksi korporasi untuk mengurangi porsi kepemilikannya,ÔÇØ ungkap Nafan.

Aksi korporasi tersebut bertujuan untuk memperluas porsi saham yang dimiliki publik agar terhindar dari kriteria kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi.

ÔÇ£Jadi harus bisa melepas sebagian sahamnya ke publik. Jadi tujuan apa? Tujuan untuk meningkatkan free float. Terutama ini langkah strategis ini diharapkan bisa mampu membuat CUAN itu bisa lolos dari jangkauan kriteria high shareholders concentration,ÔÇØ lanjut dia.

Inklusi saham-saham baru seperti WIFI, ESSA, HRTA, dan CUAN diprediksi akan menarik minat investor institusi global untuk melakukan akumulasi aset.

ÔÇ£Kalau untuk inflow, dana yang masuk misalnya. Seperti WIFI, ESSA, HRTA, CUAN. Tentunya diharapkan akan dipertimbangkan bagi global funds atau institutional funds untuk akumulasi saham-saham tersebut,ÔÇØ kata Nafan.

Bersamaan dengan masuknya emiten baru, terdapat lima saham yang harus keluar dari daftar indeks LQ45. Berikut adalah rincian lengkap perubahan tersebut:

Tabel Daftar Saham Masuk dan Keluar Indeks LQ45
StatusNama EmitenKode Saham
MasukPT Petrindo Jaya Kreasi TbkCUAN
MasukPT Solusi Sinergi Digital TbkWIFI
MasukPT Darma Henwa TbkDEWA
MasukPT ESSA Industries Indonesia TbkESSA
MasukPT Hartadinata Abadi TbkHRTA
KeluarPT Barito Renewables Energy TbkBREN
KeluarPT Ciputra Development TbkCTRA
KeluarPT Dian Swastatika Sentosa TbkDSSA
KeluarPT Medikaloka Hermina TbkHEAL
KeluarPT Trimegah Bangun Persada TbkNCKL

Saham-saham yang keluar diperkirakan akan mengalami tekanan jual jangka pendek dari investor pasif yang melakukan penyesuaian portofolio mengikuti indeks. Perubahan komposisi ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada awal Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi