Barcelona berhasil membekuk tuan rumah Osasuna dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-34 Liga Spanyol di Stadion El Sadar, Pamplona, pada Sabtu (2/5/2026). Kemenangan ini membawa Blaugrana semakin dekat dengan gelar juara musim 2025-2026 melalui gol telat di penghujung babak kedua.
Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Robert Lewandowski pada menit ke-81 dan Ferran Torres pada menit ke-86, sebagaimana dilansir dari Bola. Osasuna hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat aksi Raul Garcia pada menit ke-88, namun skor tetap bertahan untuk keunggulan tim asal Catalan tersebut.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan kepuasannya terhadap performa para pemain setelah sempat mengalami kebuntuan pada paruh pertama pertandingan. Flick menilai anak asuhnya menunjukkan peningkatan signifikan setelah masa jeda antar babak berakhir.
"Kami ingin menang di sini. Ini pertandingan yang sulit bagi kami. Saya pikir kami bisa bermain lebih baik di babak pertama, tetapi untungnya kami mampu mencetak dua gol di akhir pertandingan," ujar Flick dilansir dari Football Espana.
Juru taktik asal Jerman tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada para pendukung yang hadir memberikan dukungan sepanjang laga. Ia menegaskan pentingnya tambahan tiga poin ini bagi ambisi klub di papan atas klasemen.
"Saya senang untuk tim, untuk para penggemar. Kami senang telah mendapatkan tiga poin lagi," kata Flick.
Flick menjelaskan adanya perubahan taktis yang dilakukan untuk memecah pertahanan lawan yang cukup rapat. Strategi tersebut melibatkan pergantian pemain di lini tengah serta penambahan kecepatan di sektor serangan.
"Kami mengendalikan permainan di babak pertama. Kami mencoba mengubah sesuatu. De Jong masuk menggantikan Gavi, yang mendapat kartu kuning," jelas Flick.
Keputusan menarik keluar Gavi dilakukan demi menjaga keseimbangan tim sekaligus meminimalisir risiko kartu merah. Flick kemudian menambah daya gedor dengan menginstruksikan para penyerangnya untuk bermain lebih agresif.
"Kami mengambil lebih banyak risiko, kami bermain lebih cepat dan lebih cepat dengan (Marcus) Rashford dan Ferran (Torres)," imbuh Flick.
Kemenangan di markas Osasuna ini membuat Barcelona secara matematis bisa mengunci trofi juara tanpa harus menunggu pekan ke-35. Namun, status juara tersebut masih bergantung pada hasil pertandingan pesaing terdekat mereka, Real Madrid.
Real Madrid dijadwalkan bertandang ke markas Espanyol, Stadion RCDE, pada Minggu (3/5/2026) waktu setempat. Jika Real Madrid gagal meraih poin penuh, Barcelona dipastikan mempertahankan gelar juara Liga Spanyol untuk kedua kalinya secara beruntun.
Menanggapi kemungkinan perayaan gelar lebih awal, Flick bersikap santai terkait rencana menyaksikan laga sang rival. Ia mengaku sudah menuntaskan kewajiban utamanya membawa Barcelona memenangkan pertandingan di Pamplona.
"Kami sudah menyelesaikan tugas kami dengan menang di sini dan sekarang semuanya bukan di tangan kami," ujar Flick.
Mantan pelatih Bayern Munchen tersebut menegaskan bahwa penentuan gelar kini berada di luar kendali teknis timnya. Fokus skuad saat ini adalah mempersiapkan selebrasi ketika momen tersebut benar-benar tiba secara resmi.
"Kami harus menunggu pertandingan Real Madrid besok melawan Espanyol, jadi itu tidak bergantung pada kami," tutur Flick.
Flick bahkan berkelakar tentang aktivitasnya saat pertandingan Real Madrid berlangsung nanti. Ia lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya daripada tertekan memantau hasil di lapangan lawan.
"Yang penting adalah memenangkan gelar dan kami akan merayakannya ketika kami bisa memenangkannya. Saya tidak tahu apakah saya akan menonton," kata Flick.
Ia mengisyaratkan akan mencari hiburan lain di luar sepak bola selama masa penantian hasil tersebut. Hiburan seni menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkannya untuk mengisi waktu luang besok.
"Mungkin saya akan pergi bersama istri saya untuk menonton El Mago Pop (pesulap Spanyol, Antonio Diaz)," imbuh Flick.