Barcelona dilaporkan tengah menyusun strategi untuk melepas penyerang sayap mereka, Ansu Fati, ke klub lain di Liga Spanyol jika AS Monaco memutuskan untuk tidak mempermanenkan status sang pemain pada bursa transfer mendatang.
Keputusan ini diambil setelah manajemen AS Monaco belum memberikan kepastian mengenai pengaktifan klausul pembelian permanen bagi pemain yang dipinjam sejak musim panas 2025 tersebut, sebagaimana dilansir dari Bola.
Selama menjalani masa peminjaman di kompetisi musim 2025-2026, Ansu Fati sebenarnya telah menunjukkan peningkatan performa dengan catatan 10 gol dari 27 penampilan di seluruh ajang bersama klub asal Prancis tersebut.
Pihak manajemen Barcelona sangat mengharapkan Monaco bersedia menebus Fati dengan nilai 11 juta euro, sebuah angka yang dianggap jauh di bawah nilai pasar sang pemain saat ia pertama kali menembus tim utama Blaugrana.
Jika opsi permanen tersebut diabaikan oleh Monaco, Barcelona akan langsung mengalihkan fokus untuk menjual pemain berusia 23 tahun itu ke sesama kontestan Liga Spanyol guna merampingkan skuad di lini depan.
Langkah penjualan ini mengindikasikan bahwa Barcelona sudah tidak lagi memproyeksikan lulusan akademi La Masia tersebut sebagai bagian dari rencana jangka panjang klub untuk musim-musim mendatang.
Fati, yang sempat digadang-gadang sebagai penerus Lionel Messi dan mewarisi nomor punggung 10 sebelum akhirnya beralih ke Lamine Yamal, mengalami penurunan karier signifikan akibat rentetan cedera yang ia alami.
Selama membela raksasa Catalan, pemain kelahiran Guinea-Bissau tersebut tercatat telah melakoni 123 pertandingan kompetitif dengan kontribusi total sebanyak 29 gol serta 8 assist bagi klub.
Barcelona saat ini memang sedang mencari tambahan amunisi di sektor penyerangan mengingat ketidakpastian masa depan Robert Lewandowski yang sudah menginjak usia 37 tahun dan kendala biaya transfer permanen Marcus Rashford.