Klub sepak bola Barcelona resmi memperpanjang kontrak kerja manajer asal Jerman, Hansi Flick, hingga tahun 2028. Pengumuman kesepakatan baru tersebut disampaikan oleh pihak manajemen pada Senin (18/5/2026), sepekan setelah kepastian gelar juara LaLiga didapatkan klub, sebagaimana dilansir dari Bola.
Durasi kerja baru ini menambah masa bakti Flick selama satu musim dari kontrak sebelumnya. Kesepakatan tersebut juga memuat klausul pilihan untuk perpanjangan masa kerja lebih lanjut hingga tahun 2029.
Keputusan manajemen ini diambil sehari pasca kemenangan Barcelona dengan skor 3-1 atas Real Betis di Stadion Camp Nou pada pertandingan pekan ke-37 LaLiga.
"Saya senang dengan hal ini," ujar Hansi Flick, Manajer Barcelona.
Flick menambahkan bahwa kerja sama ini membuka ruang bagi kedua belah pihak untuk melihat perkembangan performa tim ke depan sebelum menentukan langkah selanjutnya.
"Kami bisa melanjutkan kerja sama hingga 2028, lalu kita lihat nanti. Jika semuanya berjalan lancar, kami akan memutuskan untuk memperpanjang kontrak satu tahun lagi." ujar Hansi Flick, Manajer Barcelona.
Menurut mantan pelatih Bayern Munich tersebut, kesepakatan kontrak baru ini menguntungkan bagi dirinya maupun pihak manajemen klub.
"Klub memiliki haknya, saya pun memiliki hak saya. Ini kesepakatan yang sangat bagus." ujar Hansi Flick, Manajer Barcelona.
Arsitek strategi asal Jerman itu juga menegaskan komitmen serta kenyamanannya dalam menangani skuat berjuluk Blaugrana tersebut sejak kedatangannya dua tahun lalu.
"Saya tahu bahwa saya berada di tempat yang tepat di sini," ujar Hansi Flick, Manajer Barcelona.
Flick pertama kali menangani Barcelona pada tahun 2024 di tengah situasi finansial klub yang sedang memburuk. Walau bekerja dengan anggaran belanja yang terbatas, ia berhasil mempersembahkan lima dari enam trofi domestik yang tersedia dalam dua musim terakhir.
Di bawah arahannya, Barcelona menunjukkan dominasi kuat atas rival abadi mereka, Real Madrid. Dari total tujuh pertandingan El Clasico yang dilakoni, Barcelona berhasil mengemas enam kemenangan dan hanya menelan satu kali kekalahan.
Keunggulan atas Real Madrid tersebut mencakup kemenangan di beberapa partai puncak perebutan gelar juara, termasuk dua kali laga final Piala Super Spanyol dan satu pertandingan final Copa del Rey.
Barcelona juga menorehkan rekor kandang sempurna di kompetisi LaLiga musim ini dengan menyapu bersih kemenangan pada seluruh 19 laga di Camp Nou. Catatan itu menempatkan Flick sebagai pelatih ketiga dalam sejarah klub dengan rekor kemenangan kandang 100 persen, melampaui jumlah laga Enrique Fernandez dan Helenio Herrera.
Secara keseluruhan, Flick telah memimpin Barcelona dalam 116 pertandingan dengan raihan 88 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 18 kekalahan. Persentase kemenangan sebesar 75,9 persen tersebut menjadi rekor terbaik kedua dalam sejarah klub, hanya berada di bawah Luis Enrique yang mencatat 76,2 persen kemenangan.
Produktivitas lini serang klub juga meningkat dengan catatan 175 gol di seluruh kompetisi sepanjang musim lalu, yang menjadi rekor gol terbanyak ketiga bagi klub dalam satu musim. Barcelona bahkan sempat mencetak gol dalam 55 laga berturut-turut di kompetisi domestik sebelum akhirnya terhenti saat menghadapi Deportivo Alaves.