Barcelona Dekati Gelar LaLiga Usai Kalahkan Osasuna di Pekan ke-34

Barcelona Dekati Gelar LaLiga Usai Kalahkan Osasuna di Pekan ke-34
Foto: Ilustrasi Barcelona Dekati Gelar LaLiga Usai Kalahkan Osasuna di Pekan ke-34.

Barcelona memperkokoh posisi di puncak klasemen LaLiga 2025-2026 setelah menumbangkan Osasuna dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-34, Minggu (3/5/2026) dini hari WIB. Dilansir dari Bola, kemenangan ini membuat tim asuhan Hansi Flick mengoleksi 88 poin dan kini menargetkan rekor 100 poin di akhir musim.

Satu gol dari Robert Lewandowski pada menit ke-81 serta torehan Ferran Torres lima menit berselang memastikan tambahan tiga poin bagi Blaugrana. Hasil tersebut memperlebar jarak menjadi 14 poin dari Real Madrid di posisi kedua, sehingga gelar juara secara matematis bisa dipastikan sebelum pekan ke-35 jika sang rival gagal menang melawan Espanyol.

Penyerang Robert Lewandowski mengungkapkan bahwa timnya tidak hanya berambisi meraih gelar juara, tetapi juga menyamai rekor poin bersejarah milik Jose Mourinho dan Tito Vilanova. Barcelona wajib menyapu bersih empat laga tersisa melawan Real Madrid, Deportivo Alaves, Real Betis, dan Valencia untuk mencapai angka 100.

"Tujuannya adalah memenangkan setiap pertandingan untuk mencapai 100 poin," ujar Lewandowski, penyerang Barcelona.

Pemain asal Polandia tersebut menegaskan pentingnya tetap fokus pada sisa kompetisi meski trofi sudah di depan mata demi memecahkan rekor poin klub. Lewandowski menyatakan perayaan besar sudah menanti di kota jika target tersebut tercapai.

"Bahkan jika kami menjuarai LaLiga, kami harus memenangkan sisa pertandingan," lanjut Lewandowski.

Pencapaian 100 poin sebelumnya hanya pernah diraih oleh Real Madrid pada musim 2011-2012 dan Barcelona pada musim 2012-2013. Lewandowski merasa antusiasme para pendukung akan memberikan atmosfer yang luar biasa saat kepastian gelar didapatkan nanti.

"Memenangkan LaLiga adalah momen yang luar biasa," kata Lewandowski.

Ia juga memuji antusiasme warga yang menurutnya akan membuat momen perayaan menjadi sangat berkesan bagi seluruh anggota tim. Namun, Lewandowski mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap rendah hati dan tidak merayakan kesuksesan terlalu dini.

"Perayaan di kota ini sangat indah," ujar Lewandowski.

Fokus utama skuad saat ini adalah menyelesaikan pertandingan yang tersisa sebelum benar-benar mengangkat trofi juara di akhir musim. Lewandowski ingin memastikan seluruh kewajiban di lapangan tuntas sebelum membicarakan gelar lebih lanjut.

"Sampai kami memenangkan La Liga, sebaiknya jangan terlalu banyak bicara," sambung Lewandowski.

Senada dengan pemainnya, pelatih Hansi Flick meminta para penggawa Barcelona tetap tenang dan tidak terjebak dalam euforia yang berlebihan. Flick menekankan bahwa tugas tim saat ini hanyalah memenangkan pertandingan dan menunggu hasil dari tim lawan.

ÔÇ£Kita harus menunggu. Kita sudah melakukan tugas kita dan saya menghargai itu. Tim tampil sangat baik melawan lawan yang sangat kuat dan kita bertahan dengan baik,ÔÇØ kata Flick, pelatih Barcelona.

Meskipun gelar juara bisa terkunci bergantung pada hasil pertandingan Espanyol melawan Real Madrid, Flick memilih untuk tidak terlalu mengurusi laga rival tersebut. Ia menegaskan perayaan hanya akan dilakukan jika trofi sudah dipastikan milik Barcelona secara resmi.

ÔÇ£Kami sudah menyelesaikan tugas kami dengan menang di sini, dan sekarang semuanya di luar kendali kami. Kami harus menunggu pertandingan Espanyol besok, jadi itu tidak bergantung pada kami,ÔÇØ ucap Flick.

Manajer asal Jerman itu menegaskan prioritas utamanya adalah kepastian gelar sebelum mengadakan pesta kemenangan bersama pendukung. Flick menilai timnya telah menunjukkan performa solid untuk mengamankan poin penuh dalam lawatan kali ini.

ÔÇ£Yang terpenting adalah memenangkan gelar, dan kita akan merayakannya ketika kita berhasil memenangkannya,ÔÇØ tutup Flick.

Artikel terkait

Rekomendasi