Barcelona resmi mengunci gelar juara LaLiga musim 2025/2026 setelah memetik kemenangan krusial dalam laga El Clasico. Tim asuhan Hansi Flick tersebut berhasil menumbangkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor akhir 2-0.
Kemenangan bersejarah ini dilansir dari Suara sekaligus memastikan trofi liga ke-29 bagi koleksi klub asal Catalan tersebut. Namun, keberhasilan ini terasa emosional lantaran dibarengi kabar duka yang menyelimuti sang pelatih tepat pada hari pertandingan.
Ayah dari Hansi Flick dikabarkan meninggal dunia hanya beberapa jam sebelum laga dimulai. Meskipun sedang berduka, pelatih berkebangsaan Jerman itu tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan hingga peluit panjang berbunyi.
Dua gol yang membawa kemenangan bagi Blaugrana dicetak oleh Marcus Rashford dan Ferran Torres. Hasil positif ini tidak hanya mengamankan trofi domestik, tetapi juga menegaskan dominasi Barcelona di kompetisi kasta tertinggi Spanyol musim ini.
Sebagai bentuk penghormatan atas kabar duka yang menimpa Flick, para pemain dari kedua tim mengenakan pita hitam. Sesi mengheningkan cipta juga dilakukan sebelum sepak mula dimulai untuk mengenang mendiang ayah sang pelatih.
Setelah pertandingan berakhir, suasana haru menyelimuti lapangan saat para pemain Barcelona mengangkat Hansi Flick ke udara. Aksi ini dilakukan sebagai simbol solidaritas dan dukungan moral tim kepada sang nahkoda.
Pengakuan Hansi Flick Usai Laga
Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, Hansi Flick membagikan momen emosional yang dialaminya sebelum memimpin tim di lapangan hijau.
"Ini hari yang berat. Pagi ini ibu saya menelepon dan mengatakan ayah saya meninggal dunia," ujarnya.
Pelatih tersebut sempat merasa bimbang untuk membagikan kabar sedih itu kepada para pemainnya. Namun, ia akhirnya memilih untuk bersikap jujur karena merasa skuad Barcelona sudah seperti keluarga sendiri.
"Akhirnya saya memutuskan memberi tahu para pemain," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pemain yang tetap fokus memberikan performa terbaik meskipun mengetahui situasi sulit yang sedang dihadapinya.
"Saya tidak akan pernah melupakan momen ini," tambahnya.
Target 100 Poin dan Tantangan Eropa
Meskipun gelar juara sudah berada di tangan, ambisi Barcelona musim ini belum sepenuhnya berakhir. Hansi Flick menegaskan bahwa timnya masih memiliki target besar di sisa kompetisi domestik.
Barcelona tercatat masih menyisakan tiga pertandingan terakhir di LaLiga. Mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Alaves, Real Betis, dan Valencia untuk menutup rangkaian musim ini.
Jika mampu menyapu bersih kemenangan di tiga laga tersebut, Barcelona berpeluang besar menutup musim 2025/2026 dengan raihan total 100 poin.
"Kami ingin mencapai 100 poin. Itu masih mungkin," ujar Flick menutup pernyataannya.
Selain fokus pada poin di liga, pelatih asal Jerman itu juga menekankan pentingnya peningkatan performa tim secara kolektif. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan skuad yang lebih kompetitif di level Eropa setelah kegagalan mereka di Liga Champions musim ini.