Kemudahan beribadah secara digital kini semakin berkembang lewat kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan lembaga amil zakat. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi meluncurkan layanan pembayaran kurban digital melalui fitur Ala Berbagi.
Sinergi ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat menunaikan ibadah kurban secara lebih praktis, amanah, dan sesuai prinsip syariah melalui layanan digital yang terintegrasi, seperti dikutip dari Investortrust.
Nasabah dapat memanfaatkan fitur Ala Berbagi-Kurban di aplikasi Bank Aladin Syariah untuk membeli hewan kurban terbaik tanpa harus datang langsung ke peternak. Melalui aplikasi tersebut, nasabah bisa memilih BAZNAS sebagai lembaga pengelola serta menentukan jenis hewan kurban.
Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp2,45 juta untuk domba atau kambing standar, hingga Rp21 juta untuk satu ekor sapi. Setelah proses pembayaran selesai dalam satu aplikasi, bukti transaksi akan dikirimkan secara otomatis kepada nasabah melalui email dan WhatsApp.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi menyampaikan, ibadah kurban adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama. Karena itu, kerja sama dengan BAZNAS RI ini merupakan komitmen Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Melalui kolaborasi dengan BAZNAS RI, kami berharap layanan pembayaran kurban secara digital ini dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang berkah dengan nyaman, aman, dan terpercaya. Kami juga ingin terus menghadirkan layanan syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas agar tercapainya Kurban Berkah Berdayakan Desa," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Launching Layanan Pembayaran Kurban dan Penyerahan Hewan Kurban di Kantor Pusat BAZNAS, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang diinisiasi BAZNAS RI ini mengintegrasikan ibadah kurban dengan pemberdayaan peternak mustahik dari balai ternak binaan di berbagai daerah.
Melalui konsep pemberdayaan ini, masyarakat yang menunaikan kurban turut berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan para peternak lokal di pedesaan. Wakil Ketua BAZNAS Zainut Tauhid Sa'adi memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin demi mendukung kemudahan ibadah bagi umat.
"Hadirnya fitur kurban di aplikasi Aladin Syariah membuat masyarakat kini bisa berkurban hanya dalam hitungan detik. Ini Insya Allah terwujud nyata untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadahnya yang dijamin keamanannya, transparansi, dan hal itu kami sampaikan terima kasih. Kami berkomitmen memastikan bahwa menjamin pengelolaan hewan kurban sesuai syariat dan aturan yang berlaku. Dipastikan Aman SyarÔÇÖi, Aman Regulasi, dan Aman NKRI" jelas Zainut.
Dalam momentum peluncuran tersebut, Bank Aladin Syariah juga menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi secara simbolis. Penyerahan dilakukan oleh Koko Tjatur Rachmadi kepada Dr. H. Zainut Tauhid SaÔÇÖadi, M.Si., dengan didampingi jajaran manajemen kedua lembaga.
Berdasarkan data dari BAZNAS RI, potensi ekonomi dari ibadah kurban nasional tergolong sangat besar. Pada tahun 2025, nilai ekonomi kurban di Indonesia diperkirakan mencapai Rp34,85 triliun, yang menunjukkan potensi luar biasa dalam menggerakkan ekonomi umat jika dikelola profesional.
Seiring penguatan ekosistem syariah, kinerja keuangan Bank Aladin Syariah juga memperlihatkan tren pertumbuhan positif. Hingga Desember 2025, perseroan membukukan laba sebesar Rp150,7 miar, total aset Rp14,4 triliun, serta pertumbuhan jumlah nasabah aktif sebesar 35,5% secara tahunan.