Mario Balotelli Kritik Dedikasi Pemain Timnas Italia Usai Gagal Kualifikasi

Mario Balotelli Kritik Dedikasi Pemain Timnas Italia Usai Gagal Kualifikasi
Foto: Ilustrasi Mario Balotelli Kritik Dedikasi Pemain Timnas Italia Usai Gagal Kualifikasi.

Mantan penyerang Timnas Italia Mario Balotelli meluapkan kekecewaannya setelah skuad Gli Azzurri dipastikan gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Absennya Italia pada edisi 2018, 2022, dan 2026 membuat negara tersebut melewati masa 12 tahun tanpa kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.

Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, pesepak bola yang kini membela klub asal Uni Emirat Arab Al Ittifaq tersebut menilai ada penurunan komitmen dari para pemain yang memperkuat tim nasional saat ini. Balotelli yang mengoleksi 14 gol dari 36 penampilan bersama Italia memberikan teguran keras bagi rekan sejawatnya.

"Piala Dunia ketiga berturut-turut tanpa Italia? Saya tidak melihat banyak pemain saat ini memiliki dedikasi yang sama terhadap tim nasional seperti yang saya miliki," tegas Mario Balotelli, penyerang Al Ittifaq.

Penilaian tajam tersebut didasari pada pengalamannya saat membela Italia di Piala Dunia 2014, di mana ia sempat menyumbangkan satu gol bagi negaranya. Balotelli kemudian mengidentifikasi adanya perubahan perilaku di kalangan generasi muda yang dianggap menghambat perkembangan talenta baru di lapangan hijau.

"Sekarang para pemain remaja lebih suka bermain ponsel daripada sepakbola, itulah mengapa sangat sulit untuk menemukan bakat baru," tutup Mario Balotelli, pemain berusia 35 tahun itu.

Artikel terkait

Rekomendasi