Komunitas Belajar Helm Ingatkan Bahaya Modifikasi Berlebihan di Jakarta

Komunitas Belajar Helm Ingatkan Bahaya Modifikasi Berlebihan di Jakarta
Foto: Ilustrasi Komunitas Belajar Helm Ingatkan Bahaya Modifikasi Berlebihan di Jakarta.

Komunitas Belajar Helm mengingatkan para pengendara sepeda motor di Jakarta mengenai risiko keselamatan akibat tren modifikasi pelindung kepala yang berlebihan pada Senin (19/5/2026).

Pemasangan aksesoris seperti winglet belakang dan visor warna-warni kini diminati demi mendongkrak tampilan sporty, seperti dilansir dari Otomotif Kompas.com. Namun, kelayakan estetika tersebut berpotensi mengabaikan fungsi proteksi mendasar jika tidak diukur dengan tepat.

Perwakilan dari Komunitas Belajar Helm, Ahmad, menjelaskan bahwa beberapa komponen tambahan sebenarnya tidak dilarang selama aspek kenyamanan dan aerodinamika bawaan pabrik tetap terjaga.

"Beberapa aksesori selama tidak mengganggu aerodinamis helm aman, semisal winglet bagian belakang, visor flat baik dark maupun warna-warni," kata Ahmad kepada Kompas.com, Senin (19/5/2026).

Penambahan bobot yang tidak ideal akibat aksesoris dinilai menjadi poin krusial yang wajib diwaspadai oleh para pemilik helm. Bobot berlebih ini dapat memicu kelelahan otot leher dan menurunkan tingkat respons keselamatan pengendara saat menempuh perjalanan jarak jauh.

"Kecuali nambah bobot helm yang berlebih, itu yang membahayakan bagi pengendara," ujar Ahmad.

Faktor visibilitas juga menjadi sorotan penting dalam memodifikasi bagian kaca pelindung. Penggunaan kaca gelap pada malam hari secara langsung menurunkan ketajaman pandangan mata terhadap situasi jalan raya.

Artikel terkait

Rekomendasi