Pebalap tim Ducati Lenovo, Francesco 'Pecco' Bagnaia, gagal menyentuh garis finis pada balapan utama MotoGP Le Mans yang berlangsung Minggu (10/5/2026). Meski memulai balapan dari posisi terdepan, Bagnaia mengalami insiden terjatuh di lap ke-16 saat tengah memperebutkan posisi podium di sirkuit tersebut.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika Bagnaia sedang berada di posisi kedua di belakang Marco Bezzecchi, sebagaimana dilansir dari Otomotif. Sebelumnya, pebalap asal Italia ini sempat merosot ke urutan kelima saat start sebelum akhirnya perlahan merangsek ke barisan depan, namun kendala pada bagian depan motor membuatnya kehilangan kendali di chicane pertama.
"Kami bekerja dengan baik dan meningkat pesat akhir pekan ini. Di balapan tadi kami ada di sana, dan meski masih kesulitan saat start, saya bisa kembali mendapatkan kecepatan," ujar Pecco dikutip dari Sky Italia.
Pebalap bernomor motor satu tersebut menegaskan bahwa kegagalannya bukan disebabkan oleh kesalahan manusia, melainkan adanya penurunan performa teknis yang terus memburuk sepanjang jalannya balapan. Gangguan pada ban depan disinyalir menjadi penyebab utama hilangnya rasa percaya diri sang pebalap saat mencoba mempertahankan kecepatan.
"Sayangnya, kami punya masalah kecil, dan lap demi lap saya kehilangan kepercayaan diri pada ban depan saat mencoba menjaga kecepatan yang sama. Hal ini bisa terjadi dan kami akan memperbaikinya," kata Pecco.
Hilangnya daya cengkram ban depan tersebut dilaporkan mulai terasa sangat drastis sekitar tujuh putaran sebelum insiden terjadi. Masalah teknis ini kabarnya identik dengan kendala yang dihadapi Bagnaia pada seri balapan sebelumnya di Spanyol.
"Tapi kami tahu persis kenapa saya jatuh, dan itu sangat membantu kami. Kami cepat sepanjang akhir pekan, kami meraih pole. Hari ini kami di sana, tapi sayangnya apa yang terjadi, terjadilah," ucap Pecco.
Meskipun menelan hasil negatif di Prancis, Bagnaia tetap menyuarakan optimisme menjelang seri berikutnya di Catalunya. Tim Ducati Lenovo diharapkan segera mengidentifikasi solusi permanen agar dapat menyaingi performa tim Aprilia yang dinilai tampil sangat dominan pada akhir pekan di Le Mans.
"Saya yakin kami akan tiba di Barcelona pekan depan dengan langkah maju yang besar sejak tes, dan saya harap bisa lebih baik dari Aprilia," kata Pecco.