Atletico Madrid bermain imbang 1-1 melawan Arsenal pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Estadio Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, setelah dua gol penalti menjadi penentu skor akhir kedua tim.
Skor seri ini membuat persaingan menuju final masih terbuka lebar bagi kedua klub, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Arsenal sempat memimpin lebih dulu melalui eksekusi titik putih menjelang akhir babak pertama.
Viktor Gyokeres mencetak gol pembuka pada menit ke-44 setelah dirinya dilanggar oleh bek Atletico, David Hancko, di area terlarang. Keunggulan tipis tim tamu tersebut bertahan hingga turun minum sebelum tuan rumah merespons di paruh kedua.
Kebangkitan Atletico Madrid terjadi pada menit ke-56 saat wasit memberikan penalti menyusul pelanggaran handball yang dilakukan Ben White. Keputusan tersebut diambil wasit setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Julian Alvarez yang bertugas sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke sudut kanan gawang Arsenal untuk menyamakan kedudukan. Meski kedua tim terus melancarkan serangan di sisa waktu, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Mantan pemain Rangers, Ally McCoist, menilai bahwa hasil imbang ini memang sudah diperkirakan sebelumnya oleh banyak pihak. Ia menganggap kedudukan tersebut sangat adil bagi kedua kesebelasan yang tampil kompetitif sepanjang laga.
"Hasil imbang yang tidak begitu mengejutkan-kami sudah memprediksi hasil ini sebelum kick-off. Hasil imbang yang terhormat, dan segalanya masih harus diperjuangkan di Emirates minggu depan," kata McCoist, seperti dikabarkan oleh BBC.
Pertemuan ini menjadi catatan tersendiri mengingat Arsenal sebelumnya pernah menaklukkan Atletico dengan skor telak 4-0 di kandang pada fase grup, tepatnya 21 Oktober 2025. Namun, hasil kali ini memastikan penentuan siapa yang lolos akan terjadi di Emirates Stadium pekan depan.