Atletico Madrid Gagalkan Dominasi Barcelona di Kompetisi Piala 2025/26

Atletico Madrid Gagalkan Dominasi Barcelona di Kompetisi Piala 2025/26
Foto: Ilustrasi Atletico Madrid Gagalkan Dominasi Barcelona di Kompetisi Piala 2025/26.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengekspresikan kebanggaannya setelah tim asuhannya berhasil menyingkirkan Barcelona dari dua kompetisi berbeda pada musim 2025/26. Dilansir dari Suara, kesuksesan tersebut diraih Atletico Madrid melalui kemenangan di babak semifinal Copa del Rey dan perempat final Liga Champions.

Kemenangan agregat 4-3 pada semifinal Copa del Rey menjadi momen pertama Los Colchoneros menghentikan langkah klub asal Katalunya tersebut. Tren positif berlanjut di kancah Eropa saat Atletico Madrid kembali mengeliminasi Barcelona dengan keunggulan agregat 3-2 di fase delapan besar Liga Champions.

Pencapaian ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah dominasi Barcelona yang baru saja mengunci gelar juara kasta tertinggi Liga Spanyol. Skuad asuhan Hansi Flick tersebut memastikan trofi LaLiga setelah menaklukkan Real Madrid 2-0 di Spotify Camp Nou dan memimpin klasemen dengan selisih 14 poin.

Simeone memberikan penghormatan tinggi terhadap gaya permainan lawan yang dinilainya tetap berada di level tertinggi dunia. Ia mengakui kualitas permainan Barcelona yang sangat konsisten sepanjang musim kompetisi ini berlangsung.

"Barcelona adalah tim yang memainkan sepak bola terbaik di dunia. Mereka memenangkan liga dengan bermain sangat baik, sama seperti musim lalu," ujar Simeone.

Pelatih berkebangsaan Argentina tersebut sempat merasa tidak percaya timnya mampu menundukkan lawan yang begitu dominan di kompetisi domestik. Perasaan tersebut muncul saat ia mengevaluasi hasil pertemuan timnya dengan Barcelona musim ini.

"Dan yang saya pikirkan saat menyaksikan pertandingan itu adalah: ÔÇÿKami menyingkirkan tim ini dua kali, ya Tuhan!ÔÇÖ," imbuh Simeone.

Simeone juga melontarkan apresiasi bagi performa kolektif Barcelona di bawah arahan pelatih Hansi Flick. Meskipun Blaugrana gagal pada beberapa turnamen penting, standar permainan mereka disebut tetap menunjukkan kualitas yang sangat tinggi sepanjang periode 2025/26.

Artikel terkait

Rekomendasi