Skuad pembalap Indonesia binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) bersiap menghadirkan performa maksimal pada putaran kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sirkuit Buriram. Perubahan susunan pembalap dilakukan secara mendadak pada kelas Asia Production (AP) 250 sebagai langkah strategis mempertahankan posisi puncak.
Dilansir dari Suara, pembalap veteran Irfan Ardiansyah resmi dipanggil kembali untuk memperkuat tim. Langkah ini diambil guna mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Muhammad Badly Ayatullah akibat cedera.
Kehadiran Irfan diharapkan menjadi katalisator bagi tim untuk mendulang poin krusial di Thailand. Pengalaman panjang yang dimilikinya menjadi modal berharga bagi tim kebanggaan Tanah Air tersebut dalam menghadapi persaingan ketat di lintasan.
Muhammad Badly Ayatullah terpaksa absen karena masih dalam masa pemulihan fisik pasca insiden di seri pembuka Sepang. Berdasarkan informasi resmi dari AHRT, tim medis saat ini fokus pada proses penyembuhan sang pembalap agar dapat segera kembali ke lintasan.
Irfan Ardiansyah akan berkolaborasi dengan Rheza Danica Ahrens untuk memacu performa motor CBR250RR. Pemanggilan darurat ini disambut positif oleh Irfan yang siap memberikan kontribusi terbaiknya bagi tim.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Astra Honda Motor karena telah memberi kesempatan dan kepercayaan sebagai rider pengganti di round dua ini," ungkap Irfan.
Ia juga menegaskan ambisinya untuk tampil kompetitif di seri kali ini.
Target Rheza Danica di Klasemen
Pembalap andalan lainnya, Rheza Danica Ahrens, menatap balapan di Sirkuit Chang dengan optimisme tinggi. Saat ini, Rheza menempati posisi kedua klasemen sementara dengan perolehan 31 poin.
"Untuk round dua yang berlangsung di Buriram kali ini, saya akan berusaha tampil sebaik mungkin untuk meraih kemenangan," ujar Rheza.
Dirinya berharap seluruh persiapan teknis dapat berjalan lancar demi mengamankan podium tertinggi di Thailand.
"Semoga semua hal berjalan sesuai rencana untuk mendukung saya meraih kemenangan di Thailand."
Perkembangan Rookie di Kelas ASB1000
Persaingan di kelas tertinggi, Asia Superbike (ASB) 1000, turut diwarnai oleh aksi impresif M. Adenanta Putra. Sebagai pembalap pendatang baru atau rookie, Adenanta mulai menunjukkan taringnya di hadapan para rival senior.
Modal kepercayaan diri Adenanta meningkat setelah berhasil mengamankan podium pada kejuaraan Malaysia Superbike Championship pekan lalu. Saat ini, ia berada di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 18 poin.
"Menghadapi putaran kedua di Buriram, saya memiliki kepercayaan diri yang lebih kuat dibanding putaran perdana lalu," kata Adenanta menegaskan kesiapannya.
Ia juga menyatakan bahwa proses adaptasi dengan motor CBR1000RR-R menunjukkan tren yang sangat positif.
"Saya semakin memahami CBR1000RR-R. Harapan saya di round 2 ini bisa meraih hasil yang semakin baik dibanding sebelumnya. Mohon doa dan dukungannya."
Kesiapan Skuad SS600
Pada kelas Supersport (SS) 600, duet Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama tetap menjadi andalan utama tim. Keduanya dipastikan akan memacu CBR600RR secara maksimal untuk meraih poin penuh.
Herjun Atna yang kini mengoleksi 25 poin di posisi ketiga klasemen merasa sangat termotivasi pasca meraih podium di Sepang. Persiapan fisik dan mental telah dilakukan secara intensif menjelang laga di Thailand.
"Mental dan fisik sudah saya persiapkan secara matang, untuk bertarung dan raih poin maksimal di Thailand," tutur Herjun.
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama yang menempati posisi kedelapan dengan 21 poin bertekad untuk memperbaiki peringkatnya. Pembalap asal Purworejo ini mengincar hasil positif agar bisa merangsek ke papan atas klasemen.
Jadwal Balapan ARRC Buriram 2026
Putaran kedua ARRC 2026 di Sirkuit Buriram dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026. Sesi balapan utama yang sangat dinantikan akan digelar pada hari Sabtu dan Minggu.
Adu kecepatan untuk kelas AP250 dijadwalkan mulai pukul 14:10 WIB. Seri ini diprediksi akan menjadi pertarungan sengit bagi para pembalap Astra Honda Racing Team dalam upaya mengamankan supremasi balap di tingkat Asia.