Klub sepak bola Aston Villa berhasil meraih gelar juara UEFA Europa League 2025-2026 setelah menumbangkan SC Freiburg dengan skor telak 3-0 pada pertandingan final di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB, yang turut disaksikan langsung oleh Pangeran William.
Kemenangan telak tim asuhan Unai Emery tersebut dipastikan melalui gol yang dicetak oleh Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers, sebagaimana dilansir dari Bola. Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Aston Villa selama 30 tahun tanpa trofi besar serta menjadi gelar Eropa pertama mereka sejak memenangi Piala Eropa pada tahun 1982.
Keberhasilan ini memicu kegembiraan mendalam bagi para pendukungnya, termasuk Pangeran William yang hadir di tribun stadion dan ikut merayakan pencapaian bersejarah klub tersebut. Melalui media sosial X, Prince of Wales mengekspresikan rasa bangganya terhadap performa seluruh tim.
"Malam yang luar biasa!! Selamat sebesar-besarnya kepada semua pemain, tim, staf, dan semua orang yang terhubung dengan klub! 44 tahun sejak terakhir kali merasakan trofi Eropa!" tulis Pangeran William.
Pangeran William juga memberikan perhatian khusus kepada salah satu pemain yang terpaksa absen dalam laga penting tersebut karena mengalami cedera. Kehadiran sang pangeran di ruang ganti sebelum pertandingan dimulai juga dikonfirmasi oleh kapten tim.
"Ucapan terima kasih khusus kepada Boubacar Kamara yang absen karena cedera tetapi merupakan bagian integral dari tim kami dan membantu meletakkan fondasi kesuksesan ini. UTV! VTID W". kata Pangeran William.
Kapten Aston Villa, John McGinn, mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai kapten kedua klub yang berhasil mengangkat trofi turnamen major Eropa. Ia mengungkapkan apresiasinya atas dukungan moril yang diberikan oleh anggota keluarga kerajaan Inggris tersebut.
"Dia pria yang berkelas, dia berada di ruang ganti sebelum pertandingan," ungkap John McGinn.
John McGinn menambahkan bahwa sang pangeran merupakan pendukung setia yang selalu mengikuti perkembangan klub. Hubungan emosional Pangeran William dengan Aston Villa sendiri sudah terbangun sejak masa sekolahnya di Berkshire.
"Dia penggemar berat Villa, dia tidak akan pernah melewatkannya. Dia hanya orang biasa, senang sekali mendapat dukungannya." tutur John McGinn.
Pangeran William lahir 26 hari setelah Aston Villa menjuarai Piala Eropa melawan Bayern Muenchen pada 26 Mei 1982. Dalam sebuah kesempatan, ia pernah membeberkan alasannya memilih Aston Villa dibandingkan klub-klub besar Inggris lainnya.
"Dulu sekali, saat masih sekolah, saya sangat menyukai sepak bola. Saya mencari-cari klub. Semua teman saya di sekolah adalah penggemar Manchester United atau Chelsea, dan saya tidak ingin mengikuti tim-tim biasa." cetus Pangeran William.
Faktor sejarah dan keinginan untuk merasakan dinamika kompetisi yang kompetitif menjadi alasan utama di balik keputusannya mendukung tim yang bermarkas di Birmingham tersebut. Pertandingan final Piala FA tahun 2000 menjadi salah satu momen awal kedekatannya dengan klub.
"Saya ingin mendukung tim yang berada di tengah klasemen yang bisa memberi saya lebih banyak momen emosional yang menegangkan," kata Pangeran William.
Pangeran William menegaskan bahwa atmosfer dan rasa kebersamaan yang dimiliki oleh klub membuat dirinya merasa memiliki ikatan yang kuat dengan Aston Villa hingga saat ini.
"Aston Villa selalu memiliki sejarah yang hebat. Saya punya teman-teman yang mendukung Aston Villa dan salah satu pertandingan Piala FA pertama yang saya tonton adalah Bolton vs Aston Villa pada tahun 2000. Sayangnya, Villa kalah dari Chelsea [di final]." ucap Pangeran William.
"Itu karena suasananya, keakrabannya, dan saya benar-benar merasa ada sesuatu yang bisa saya hubungkan," pungkas Pangeran William.