Ashanty Berangkat Haji Mei 2026 Usai Dua Kali Tertunda

Ashanty Berangkat Haji Mei 2026 Usai Dua Kali Tertunda
Foto: Ilustrasi Ashanty Berangkat Haji Mei 2026 Usai Dua Kali Tertunda.

Penyanyi Ashanty dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada Mei 2026 mendatang. Kepastian keberangkatan ini mengakhiri penantian panjang sang artis setelah dua kali rencana sebelumnya gagal terlaksana, sebagaimana dilansir dari Cahaya pada Rabu (22/4/2026).

Kegagalan keberangkatan di masa lalu sempat memberikan dampak emosional yang mendalam bagi istri Anang Hermansyah tersebut. Ashanty mengungkapkan rasa rendah diri karena mempertanyakan kelayakan dirinya untuk memenuhi panggilan ibadah di Mekkah.

"Aku tuh kayak ngerasa, ÔÇÿApa aku kurang solehah ya? Apa aku kurang baik ya?ÔÇÖ gitu," ungkap Ashanty di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

Kegelisahan tersebut muncul secara konsisten seiring dengan rencana yang telah disusun matang namun tidak kunjung terealisasi. Perasaan bersalah sempat menghantui batinnya akibat penundaan yang terjadi berulang kali.

"Ya karena jadi kayak apa salah aku ya gitu," terusnya.

Berdasarkan catatan riwayat pendaftarannya, pengusaha ini telah terdaftar dalam program Haji Plus sejak tahun 2018. Awalnya ia dijadwalkan berangkat pada 2024, namun rencana tersebut meleset dari jadwal yang ditentukan.

Upaya untuk mempercepat jadwal keberangkatan pada tahun 2025 demi bisa beribadah bersama putrinya, Aurel Hermansyah, juga tidak membuahkan hasil. Setelah melalui fase kekecewaan, Ashanty kini mencoba melihat situasi tersebut dari sudut pandang spiritual.

"Kata Allah, ya kalau belum berangkat ya belum," ucap Ashanty.

Ibu sambung dari Aurel ini menyatakan rasa syukurnya karena jadwal keberangkatan kali ini telah terkonfirmasi dengan jelas. Hal ini dianggapnya sebagai jawaban atas kesabaran dalam menunggu antrean selama bertahun-tahun.

"Alhamdulillah-nya tahun ini insyaallah bisa berangkat di bulan Mei nanti," ujar Ashanty.

Demi menjaga kekhusyukan selama di Tanah Suci, Ashanty mengambil keputusan besar terkait jenjang pendidikannya. Ia memilih untuk menunda pelaksanaan ujian terbuka disertasi S3 yang tengah ditempuhnya saat ini.

Langkah penundaan ini dilakukan agar ia bisa fokus sepenuhnya pada prosesi ibadah tanpa terdistraksi oleh beban akademik dan revisi disertasi.

"Aku mau ujian terbukanya setelah selesai beribadah. Karena kalau sebelum berangkat, aku masih banyak yang dipikirkan. Masih banyak revisinya, jadi aku takut nanti hasilnya nggak maksimal," jelas Ashanty.

Persiapan menjelang keberangkatan perdana ini mencakup pemantapan kondisi fisik dan pendalaman ilmu manasik haji. Meskipun sang suami sudah memiliki pengalaman haji sebelumnya, Ashanty tetap berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pembekalan secara mandiri.

"Aku benar-benar belum pernah kan. Kalau Mas Anang udah dua kali," katanya.

Ia menegaskan pentingnya penguasaan tata cara ibadah secara matang sebelum menginjakkan kaki di Arab Saudi. Pengetahuan yang cukup dianggapnya sebagai modal utama untuk meraih ketenangan batin selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

"Aku pengennya khatam dulu di sini (ilmunya) baru berangkat, jadinya udah tenang," tutur Ashanty.

Artikel terkait

Rekomendasi