Arsenal berhasil mengamankan kemenangan krusial 1-0 atas West Ham United dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris di London Stadium pada Minggu (10/5/2026). Gol penentu kemenangan tim tamu dicetak oleh penyerang sayap Leandro Trossard sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pertandingan tersebut diwarnai drama pada masa tambahan waktu saat tim tuan rumah mengira telah menyamakan kedudukan melalui aksi Callum Wilson. Namun, wasit memutuskan untuk membatalkan gol tersebut setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Berdasarkan rekaman video, ditemukan pelanggaran oleh Jean-Clair Todibo yang menarik kiper Arsenal David Raya sebelum gol terjadi. Keputusan penganuliran gol tersebut memastikan tiga poin penuh tetap berada di tangan tim asuhan Mikel Arteta dalam persaingan menuju takhta juara.
Mantan pemain Manchester United, Gary Neville, memberikan pandangannya mengenai signifikansi kemenangan ini bagi perjalanan The Gunners musim ini. Neville menyebut laga di markas West Ham tersebut akan menjadi momen bersejarah jika Arsenal berhasil memutus puasa gelar liga selama dua dekade.
"Drama yang luar biasa. Jika Arsenal benar-benar melaju dan memenangi gelar juara, pertandingan inilah yang akan tercatat dalam sejarah. Arsenal berhasil melewati garis finis dan ini merupakan langkah besar menuju gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun," kata Neville di Sky Sports.
Komentar tersebut merujuk pada ketangguhan mental para pemain Arsenal yang mampu mempertahankan keunggulan di bawah tekanan besar. Saat ini, Arsenal menyisakan dua pertandingan terakhir di kompetisi Liga Inggris melawan Burnley dan Crystal Palace.
Peluang skuad asuhan Mikel Arteta untuk mengangkat trofi musim ini sangat bergantung pada hasil di dua pekan terakhir tersebut. Arsenal dipastikan akan menjuarai Liga Inggris andai mampu menyapu bersih seluruh sisa laga dengan kemenangan.