Persaingan perebutan takhta Liga Inggris semakin sengit setelah Arsenal memetik poin penuh saat menjamu Burnley. Hasil pertandingan ini dinilai memberikan tekanan tambahan bagi pesaing terdekat mereka di klasemen.
Dalam laga yang berlangsung di Emirates Stadium pada Selasa (19/5/2026) dini hari WIB, Arsenal menyudahi perlawanan Burnley dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal penentu kemenangan The Gunners dicetak oleh Kai Havertz.
Kemenangan tersebut membuat Arsenal kini mengoleksi 82 poin dari 37 laga, seperti dilansir dari Detik Sport. Tim asuhan Mikel Arteta ini untuk sementara menjauh dari kejaran Manchester City yang berada di peringkat kedua.
Manchester City saat ini mengantongi 77 poin atau terpaut lima angka dari Arsenal. Namun, skuad Pep Guardiola memiliki tabungan satu pertandingan dan baru akan menghadapi Bournemouth pada Rabu (20/5) dini hari WIB.
The Citizens dituntut mengamankan kemenangan di Vitality Stadium demi menjaga asa juara tetap hidup hingga pekan terakhir liga. Kondisi ini memicu analisis mengenai dampak psikologis bagi para pemain Manchester City.
Mantan pemain Manchester United, Gary Neville, berpendapat bahwa hasil yang didapatkan Arsenal akan memengaruhi mental para pemain Manchester City saat bertandang ke markas Bournemouth.
"Dari sisi Man City, hasil tersebut bisa merugikan mereka karena sekarang mereka hanya menyisakan dua pertandingan lagi dan Arsenal menyisakan satu pertandingan. Mereka mungkin akan menghadapi pertandingan besok dengan perasaan sedikit kecewa akibat hasil hari ini," kata Neville seperti dikabarkan oleh Sky Sports.
Ambisi besar kini tengah diusung oleh klub asal London Utara tersebut setelah sekian lama absen dari podium tertinggi. Jika berhasil mengunci gelar juara pada musim ini, Arsenal akan mengakhiri puasa trofi Liga Inggris yang sudah berlangsung selama 22 tahun.