Arsenal Takluk dari Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara

Arsenal Takluk dari Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara
Foto: Ilustrasi Arsenal Takluk dari Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara.

Persaingan gelar juara Liga Inggris semakin memanas setelah Arsenal menelan kekalahan tipis saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026). Hasil krusial ini secara langsung memberikan pengaruh signifikan terhadap posisi kedua tim di papan atas klasemen musim ini.

Dilansir dari Bola, pertandingan tersebut diwarnai aksi saling balas gol pada babak pertama. Rayan Cherki membawa tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-16, sebelum akhirnya Kai Havertz menyamakan kedudukan dua menit kemudian akibat kesalahan Gianluigi Donnarumma.

Kemenangan Manchester City dipastikan melalui gol kaki kiri Erling Haaland pada menit ke-65, yang sekaligus mengakhiri paceklik golnya di liga selama dua bulan. Meskipun Arsenal mencatatkan statistik peluang (xG) sebesar 1,53, mengungguli City yang hanya 1,41, skor akhir tetap memihak tim asuhan Pep Guardiola.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan penilaian terkait performa anak asuhnya yang dinilai mampu mengimbangi permainan tuan rumah namun gagal memaksimalkan peluang individu.

"Saya rasa tidak ada banyak perbedaan antara kedua tim," ujar Arteta kepada Sky Sports usai laga.

Arteta menyoroti pentingnya kualitas penyelesaian akhir dalam pertandingan besar yang berjalan dengan intensitas tinggi.

"Jika Anda tak bisa menemukan pembeda dan mereka punya kualitas individu untuk memberikan hasil di momen-momen tersebut, Anda selalu punya risiko kalah," ujar Arteta.

Pelatih asal Spanyol tersebut berpendapat bahwa The Gunners seharusnya bisa memetik hasil lebih baik andai bermain lebih tenang di area pertahanan lawan.

"Anda bisa melihat sikap tim ini di awal hingga akhir laga," ujar Arteta.

Arsenal sebenarnya sempat mendominasi beberapa periode pertandingan dan menciptakan ancaman serius ke gawang Manchester City.

"Kami bisa lebih tenang di beberapa momen tertentu tetapi kami membawa laga ini ke tempat di mana kami inginkan dan punya beberapa kans besar untuk menang," ujar Arteta.

Eks asisten pelatih City itu menyayangkan kegagalan timnya memanfaatkan momentum di tengah tekanan suporter lawan.

"Kami sangat dekat dengan kemenangan tetapi tak cukup dan harus menerima bahwa hari ini kami kehilangan kesempatan besar," ujar Arteta.

Meski kecewa, Arteta meminta skuadnya untuk segera bangkit mengingat jadwal padat yang masih harus mereka hadapi.

"Namun, masih ada lima laga di depan mata. Kami harus reset dan melaju lagi karena ada banyak hal positif yang bisa diambil dari laga," ujar Arteta.

Keyakinan untuk mengakhiri puasa gelar selama dua dekade terakhir masih tertanam kuat di benak sang pelatih.

"Kami sangat yakin bisa melakukannya," tutur Arteta.

Penegasan tersebut disampaikan Arteta sebagai bentuk optimisme bahwa nasib Arsenal dalam perebutan mahkota juara masih ditentukan oleh performa mereka sendiri.

"Hari ini kami kembali menunjukkan tim seperti apa kami sebenarnya. Semua ada di tangan kami dan bisa kami raih," tutur Arteta.

Saat ini Manchester City hanya tertinggal tiga poin dari Arsenal. Posisi puncak bisa berpindah tangan jika City menang minimal selisih dua gol atas Burnley pada tengah pekan, sementara Arsenal bersiap menjamu Newcastle United akhir pekan depan.

Artikel terkait

Rekomendasi