Pertandingan final Liga Champions mempertemukan Arsenal dan Paris Saint-Germain di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu, 30 Mei 2026, demi memperebutkan trofi tertinggi kompetisi antarklub Eropa. Kedua tim yang berstatus sebagai juara liga domestik masing-masing mengincar kemenangan untuk mengawinkan gelar juara domestik dengan trofi Eropa, seperti dilansir dari Suara.
Pertemuan di akhir pekan nanti menandai duel kedelapan bagi kedua kesebelasan di seluruh kompetisi resmi. Rekor pertemuan kedua tim saat ini berimbang dengan masing-masing meraih dua kemenangan, sedangkan tiga laga lain berakhir imbang. Namun, Arsenal dibayangi catatan buruk setelah menelan kekalahan 0-1 dan 1-2 dari wakil Prancis tersebut pada babak semifinal Liga Champions musim 2024/2025 lalu.
Motivasi tinggi diusung oleh lini tengah The Gunners menjelang partai puncak tersebut. Penggawa lini tengah Arsenal, Declan Rice, meminta rekan-rekan setimnya untuk tampil tanpa keraguan dan menunjukkan gairah besar sejak awal laga demi menundukkan kekuatan Les Parisiens.
"Anda harus berada dalam performa terbaik untuk mengalahkan Paris Saint-Germain. Anda membutuhkan semangat membara sejak peluit pertama berbunyi, keyakinan bahwa Anda akan memenangkan final ini," ucap Declan Rice dikutip dari UEFA.
Mantan pemain West Ham United itu juga menegaskan kesadaran skuad Meriam London mengenai besarnya tekanan dan atmosfer sakral dari pertandingan pamungkas yang akan mereka jalani di Budapest nanti.
"Ini adalah kompetisi terbesar dalam dunia sepak bola. Final Liga Champions, tidak ada panggung yang lebih besar dari itu. Sebuah kesempatan luar biasa, peluang yang sangat besar," lanjut Declan Rice.
Ambisi Arsenal untuk mengalahkan klub asal Paris tersebut sekaligus membuka peluang mengukir sejarah baru. Tim asuhan Mikel Arteta sejauh ini memegang catatan tidak terkalahkan dengan meraih 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 14 pertandingan di Liga Champions musim ini, yang bisa membawa mereka masuk ke dalam jajaran klub elite Eropa.
"Ini juga akan menjadi laga terakhir sepak bola level klub musim ini. Jadi, akhiri musim dengan cara terbaik dan berikan segalanya," ucap Declan Rice.
Pertandingan penutup musim kompetisi Eropa ini menjadi momentum krusial bagi kubu Arsenal untuk mempersembahkan piala pertama kompetisi tertinggi benua biru sepanjang sejarah berdirinya klub sepak bola asal London Utara tersebut.
"Keluarkan seluruh energi yang tersisa untuk terakhir kalinya, berjuang habis-habisan demi memenangkan trofi seindah ini bersama klub ini," tegas Declan Rice.