Arsenal berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan West Ham United dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-36 Liga Inggris di Stadion Olimpiade London, Minggu (10/5/2026). Kemenangan krusial Meriam London ini diwarnai keputusan VAR yang menganulir gol penyeimbang tuan rumah di menit-menit akhir pertandingan.
Gol penyama kedudukan yang dicetak oleh penyerang West Ham, Callum Wilson, dibatalkan wasit setelah melalui peninjauan video. Dilansir dari Detik Sport, wasit Christ Kavanagh memutuskan terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang Arsenal, David Raya, dalam proses kemelut di area kotak penalti.
Petugas VAR, Darren England, memerlukan waktu sekitar lima menit untuk menganalisis rekaman insiden tersebut. Hasil tinjauan menunjukkan adanya gangguan dari pemain West Ham, Pablo, terhadap Raya saat situasi tendangan sudut berlangsung sebelum gol tercipta.
Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, melontarkan kritik keras terhadap keputusan tersebut dan menilai gol West Ham seharusnya tetap disahkan. Schmeichel menyoroti standar ganda karena Arsenal kerap menggunakan taktik serupa dengan menekan kiper lawan saat situasi bola mati.
"Keputusan hari ini, itu sangat salah di banyak tingkatan. Yang benar-benar membuat saya marah adalah Arsenal tidak akan pernah berada di puncak klasemen jika itu adalah tendangan bebas," kata Schmeichel.
Mantan kiper internasional Denmark tersebut menegaskan bahwa strategi menghalangi penjaga gawang merupakan bagian dari permainan yang sering dimanfaatkan oleh tim asuhan Mikel Arteta untuk mencetak skor.
"Begitulah cara mereka mencetak begitu banyak gol dengan menghalangi kiper, menahan lawan, melakukan segala macam hal, dan kemudian kita sampai pada titik ini... VAR membutuhkan waktu 5 menit." kata Schmeichel.
Selain mempermasalahkan keabsahan keputusan, Schmeichel juga mengkritik durasi pengecekan VAR yang dianggap terlalu lama sehingga menimbulkan ketidakpastian dalam pertandingan.
"Darren England, petugas VAR, (membutuhkannya) 5 menit. Dia memulai tayangan ulang berulang kali. Itu sendiri menimbulkan begitu banyak keraguan pada keputusan tersebut," ujar Schmeichel.
Hasil ini membuat Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen sementara Premier League dengan perolehan 79 poin. Tim asal London Utara tersebut kini unggul lima poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City, dengan menyisakan dua pertandingan di kalender kompetisi.