Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad pada Minggu, 19 April 2026 malam WIB, dalam laga krusial pekan ke-33 Premier League. Pertandingan ini menjadi misi kebangkitan bagi The Gunners setelah menelan kekalahan dari Bournemouth pada laga sebelumnya.
Kekalahan tersebut menyebabkan selisih poin Arsenal di posisi pertama klasemen Liga Inggris kini hanya terpaut enam angka dari rival terdekatnya. Selain untuk memperlebar jarak poin, laga ini menjadi kesempatan bagi skuat asuhan Mikel Arteta untuk menebus kekalahan 0-2 dari City di final Carabao Cup Maret lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Gelandang Arsenal, Declan Rice, mengungkapkan bahwa kekalahan di partai final tersebut memberikan dampak emosional bagi para pemain. Ia menekankan pentingnya memberikan penghormatan kepada lawan yang tampil lebih baik pada saat itu.
"Kalah di setiap final itu menyakitkan. Kami sudah menunjukkan respek kepada mereka. Kami berbagi lapangan selama 90 menit dan pada akhirnya, di hari itu, mereka yang lebih baik. Akan keliru kalau kami masuk ke dalam dan tidak menunjukkan respek," ujar Declan Rice, Gelandang Arsenal.
Kekecewaan saat melihat tim lawan merayakan gelar juara menjadi motivasi tambahan bagi skuat London Utara untuk meraih hasil maksimal di akhir pekan ini. Tim tamu berambisi mengubah hasil negatif di masa lalu menjadi kemenangan di kompetisi liga.
"Melihat mereka mengangkat trofi, itu menyakitkan. Ada tekad kuat untuk menghapus itu di akhir pekan ini," kata Declan Rice, Gelandang Arsenal.
Pemain tim nasional Inggris tersebut menilai sisa enam pertandingan musim ini merupakan tahapan yang sangat krusial bagi penentuan gelar juara. Pertemuan melawan sang juara bertahan dianggap sebagai tantangan terbesar yang harus dihadapi timnya.
"Dengan enam pertandingan tersisa di Premier League, kami tahu betapa pentingnya ini. Ini ujian pamungkas, tapi itulah kenapa kami memainkan permainan ini. Ayo kita mulai," kata Declan Rice, Gelandang Arsenal.