Arsenal berhasil mengamankan satu tiket ke babak semifinal Liga Champions UEFA setelah bermain imbang tanpa gol melawan Sporting CP pada leg kedua perempat final. Laga yang berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, tersebut berakhir dengan skor 0-0.
Hasil ini, sebagaimana dikutip dari Lifestyle, membuat The Gunners tetap unggul secara agregat 1-0. Keunggulan tipis tersebut didapat berkat gol Kai Havertz yang dicetak pada menit-menit akhir pertandingan leg pertama di Lisbon pekan lalu.
Meskipun berhasil lolos, performa skuad asuhan Mikel Arteta dinilai kurang maksimal oleh sejumlah pihak. Sporting CP sempat memberikan tekanan berat, terutama pada paruh pertama pertandingan yang berlangsung cukup sengit.
Salah satu ancaman serius datang melalui aksi Geny Catamo. Peluang emas tersebut hampir saja merobek jala gawang Arsenal, namun bola hanya membentur tiang gawang.
Di kubu lawan, Arsenal juga mendapatkan peluang bersih untuk menambah keunggulan agregat lewat kaki Leandro Trossard. Sayangnya, tendangan Trossard pada babak kedua juga harus digagalkan oleh mistar gawang Sporting.
Keberhasilan ini menandai keberhasilan Arsenal melaju ke fase semifinal untuk musim kedua secara berturut-turut. Pada tahap selanjutnya, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Atletico Madrid yang dikenal memiliki pertahanan solid.
Kapten tim, Declan Rice, menyampaikan rasa puasnya atas hasil yang diraih meski mengakui bahwa jalannya pertandingan tidaklah mudah bagi timnya.
"Ini pertandingan yang sangat berat dalam dua leg. Bisa mencapai semifinal dua musim beruntun adalah pencapaian luar biasa, dan sekarang kami ingin melangkah lebih jauh," ujar Declan Rice.
Sebagai catatan, pada musim lalu langkah Arsenal terhenti di semifinal setelah ditumbangkan oleh Paris Saint-Germain. Sementara itu, satu-satunya final Liga Champions yang pernah mereka rasakan terjadi pada tahun 2006, saat mereka kalah dari Barcelona.
Persiapan Menghadapi Manchester City
Selain fokus pada kompetisi Eropa, Arsenal kini harus segera mengalihkan perhatian ke kancah domestik. Mereka dijadwalkan melakoni laga krusial melawan Manchester City di Liga Inggris pada akhir pekan ini.
Pertandingan tersebut dianggap sebagai penentu peluang Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun terakhir. Sebelumnya, performa mereka sempat mengalami penurunan setelah menelan kekalahan 1-2 dari Bournemouth.
Mikel Arteta sendiri mengaku cukup puas dengan cara anak asuhnya mengendalikan sisa waktu pertandingan leg kedua ini. Arsenal sempat dibuat waswas oleh peluang terakhir Jo├úo Sim├Áes dari Sporting yang nyaris berujung gol.
"15-20 menit terakhir kami mengontrol permainan dengan sangat baik. Ini malam yang luar biasa bagi kami," kata Mikel Arteta.
Di sisi lain, pelatih Sporting CP, Rui Borges, berpendapat bahwa anak asuhnya bermain cukup baik dan layak mendapatkan hasil yang lebih kompetitif pada laga tersebut.
"Kami layak mendapatkan lebih, bahkan mungkin hingga perpanjangan waktu. Tidak ada yang perlu disesali, hanya kebanggaan," ujar Rui Borges.
Secara keseluruhan, Arsenal membuktikan ketangguhan lini pertahanan mereka untuk tetap bertahan dan melaju ke babak berikutnya di kancah tertinggi antarklub Eropa.