Arsenal Juara Premier League Setelah Manchester City Imbang

Arsenal Juara Premier League Setelah Manchester City Imbang
Foto: Ilustrasi Arsenal Juara Premier League Setelah Manchester City Imbang.

Arsenal resmi mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali merengkuh trofi juara Premier League. Kepastian tersebut didapatkan setelah pesaing terdekat mereka, Manchester City, meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Bournemouth.

Keberhasilan skuad asuhan Mikel Arteta dalam mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini dipengaruhi oleh berbagai hal. Selain strategi matang dari tim pelatih dan kualitas performa di lapangan, sisi religius para pemain diyakini menjadi salah satu faktor penting di balik kesuksesan tersebut.

Dikutip dari Suara, sebuah laporan dari The Athletic mengungkapkan bahwa para penggawa Arsenal memiliki agenda rutin untuk berdoa dan mendalami Alkitab bersama menjelang pertandingan. Aktivitas spiritual kelompok yang dikenal sebagai Bible Brothers ini diikuti oleh sekitar sepuluh pemain.

Winger Arsenal, Noni Madueke, membagikan pengalamannya mengenai kebersamaan spiritual yang menjadi fondasi kekuatan mental seluruh anggota tim.

ÔÇ£Kami percaya Tuhan bertarung bersama kami di lapangan. Itu membuat kami semakin dekat satu sama lain,ÔÇØ kata Madueke kepada Premier League.

Madueke menjelaskan bahwa kelompok ini tidak hanya berkumpul untuk beribadah di hotel atau sebelum laga, melainkan juga untuk saling memberikan dukungan moral.

ÔÇ£Bukan hanya berdoa, kami juga saling mengecek keadaan satu sama lain, mendukung dan mendoakan bersama,ÔÇØ katanya.

Kelompok spiritual di dalam tim berjuluk The Gunners ini diisi oleh sejumlah pilar penting seperti Bukayo Saka, Jurrien Timber, Eberechi Eze, hingga Gabriel Jesus. Kedekatan yang terbangun dari aktivitas ini dinilai sukses menciptakan ikatan emosional yang kuat di antara mereka.

Jurrien Timber bahkan mendapatkan julukan khusus dari para pendukung karena konsistensinya dalam membagikan pesan-pesan spiritual di media sosial sebelum bertanding.

ÔÇ£Iman adalah cara hidup saya. Kami berdoa bersama sebelum laga dan itu menciptakan persatuan di dalam tim,ÔÇØ kata Timber.

Gelandang Arsenal, Eberechi Eze, turut memberikan pandangannya mengenai peran spiritualitas dalam karier sepak bola profesional. Menurutnya, keyakinan yang kuat membantu dirinya menghadapi tekanan besar di atas lapangan.

ÔÇ£Sepak bola bisa sangat intens dan mudah membuat seseorang terbawa suasana. Iman membantu saya tetap fokus dan melihat bahwa ada tujuan yang lebih besar,ÔÇØ kata Eze.

Sementara itu, Bukayo Saka yang akrab dengan sapaan GodÔÇÖs Child oleh para penggemar, juga menegaskan bahwa membaca kitab suci merupakan bagian dari rutinitasnya untuk menjaga ketenangan.

ÔÇ£Agama adalah bagian besar dalam hidup saya. Membaca Alkitab membantu saya tetap fokus dan memahami tujuan hidup,ÔÇØ ujar Saka dalam wawancara dengan GQ.

Kondisi internal skuad Arsenal juga dikenal sangat menghargai keberagaman keyakinan para anggotanya. Manajemen klub memfasilitasi kebutuhan spiritual para pemain dengan menyediakan sarana ibadah yang inklusif di area stadion utama.

Pada tahun 2024, mantan gelandang klub tersebut, Mohamed Elneny, meresmikan ruang doa multikeyakinan pertama yang berlokasi di Emirates Stadium.

Artikel terkait

Rekomendasi