Arsenal Raih Juara Premier League dan Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi

Arsenal Raih Juara Premier League dan Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi
Foto: Ilustrasi Arsenal Raih Juara Premier League dan Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi.

Arsenal resmi mengunci gelar juara Premier League musim 2025/2026 setelah menanti selama 22 tahun. Kepastian ini didapat setelah tim rival terdekat, Manchester City, bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Selasa malam lalu.

Seperti dilaporkan oleh Suara, klub berjuluk The Gunners tersebut kini mengoleksi 82 poin. Jumlah poin ini sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh para pesaingnya di sisa musim kompetisi.

Keberhasilan mengangkat trofi ini juga memicu lonjakan finansial yang masif bagi kas Arsenal. Pihak klub diperkirakan bakal mengantongi total pendapatan tertinggi dalam sejarah Premier League.

Pemasukan Arsenal dari operator liga ditaksir menembus angka sekitar £176 juta hingga £178 juta. Jika dikonversi menggunakan asumsi kurs £1 senilai Rp23.809, nilai tersebut mencapai kisaran Rp4,19 triliun hingga Rp4,24 triliun.

Jumlah ini melampaui rekor pendapatan tertinggi sebelumnya yang dipegang Manchester City saat menjuarai musim 2022/2023 dengan £176,2 juta atau sekitar Rp3,5 triliun. Berdasarkan data Daily UK, aliran dana tersebut berasal dari tiga komponen utama.

Komponen pertama adalah dana bagi hasil rata atau Equal Share sebesar £96,9 juta atau setara Rp2,3 triliun yang diperoleh dari hak siar domestik, internasional, dan komersial pusat.

Komponen kedua berupa hadiah prestasi atau Merit Payment sebesar £53,1 juta atau sekitar Rp1,26 triliun yang khusus dialokasikan untuk tim pemuncak klasemen.

Komponen ketiga merupakan biaya hak siar langsung atau TV Facility Fees yang diperkirakan menyumbang £26 juta hingga £28 juta atau berkisar Rp619 miliar hingga Rp666 miliar karena Arsenal sering disiarkan secara langsung.

Perbandingan dengan Musim Sebelumnya

Sebagai perbandingan, total pendapatan jawara musim lalu, Liverpool, menyentuh angka £174,9 juta atau senilai Rp4,16 triliun. Sementara itu, Arsenal yang finis di posisi runner-up pada musim lalu memperoleh £171,5 juta atau sekitar Rp4,08 triliun.

Pundi-pundi keuangan tim asal London Utara ini diprediksi masih akan terus bertambah. Estimasi di atas belum menghitung bonus eksternal di luar distribusi resmi Premier League.

Arsenal dipastikan menerima suntikan dana segar dari sponsor utama seperti Adidas dan Emirates. Kedua sponsor besar tersebut memiliki klausul bonus performa atas keberhasilan tim memenangkan liga, meski nominal pastinya dirahasiakan.

Artikel terkait

Rekomendasi