Keberhasilan Arsenal merengkuh gelar juara Premier League setelah menanti selama 22 tahun memberikan motivasi tinggi bagi skuad asuhan Mikel Arteta pada musim ini.
Dikutip dari Suara, kesuksesan domestik tersebut berhasil meningkatkan kepercayaan diri para pemain menjelang laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Budapest pada Sabtu mendatang.
Kiper Arsenal, David Raya mengungkapkan bahwa kesuksesan domestik di Premier League telah melipatgandakan rasa percaya diri tim menjelang duel pamungkas tersebut.
Bagi klub berjuluk The Gunners, mengakhiri dahaga gelar liga yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade merupakan pencapaian yang sangat monumental.
David Raya menilai momentum historis ini menjadi dorongan moral yang sangat berharga bagi armada asuhan Mikel Arteta dalam misi merengkuh trofi antarklub paling bergengsi di Eropa untuk pertama kali.
Setelah harus puas finis di posisi runner up selama tiga musim beruntun, kesuksesan menjuarai Premier League dirasa sebagai pembuktian mutlak atas perkembangan proyek jangka panjang di Emirates Stadium.
Kini, raihan trofi domestik tersebut diyakini memberikan energi tambahan yang luar biasa bagi para penggawa Arsenal kala bersiap menantang kekuatan sang juara bertahan Ligue 1, PSG.
Penjaga gawang asal Spanyol ini optimistis bahwa ketangguhan mental yang telah terasah sepanjang kompetisi liga yang ketat akan terbawa sepenuhnya ke panggung final Liga Champions nanti.
Dalam sebuah wawancara, Raya menekankan bahwa memenangi gelar juara liga memang sudah menjadi cita-cita besarnya sejak pertama kali memutuskan untuk berseragam Arsenal.
"Ini sangat penting; ini adalah target saya saat gabung ke klub ini, dan sebelum itu juga. Klub ini harus bersaing memperebutkan trofi, salah satunya Premier League," ujar Raya kepada Diario AS.
"Kami sudah meraih itu dan itu membuat kami lebih semangat untuk menghadapi final Liga Champions," imbuhnya.
Secara individu, Raya juga tengah menikmati periode keemasan dalam karier profesionalnya setelah sukses mengamankan penghargaan Golden Glove untuk ketiga kalinya secara beruntun dengan torehan impresif berupa 19 laga tanpa kebobolan.
Meski demikian, ia tetap bersikap rendah hati dengan menegaskan bahwa prestasi individu tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif dari seluruh lini pertahanan timnya yang tampil solid sepanjang musim.
Di samping itu, penjaga gawang tersebut juga memberikan pujian setinggi langit untuk sang manajer, Mikel Arteta.
Menurut Raya, peran krusial Arteta yang berhasil membangkitkan Arsenal dari keterpurukan di papan tengah sejak kedatangannya pada akhir tahun 2019 hingga menjelma menjadi juara Premier League saat ini adalah pencapaian yang luar biasa.