Arsenal berhasil menyudahi penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi kampiun Liga Inggris. Seperti dilansir dari Bola, kepastian gelar juara Premier League 2025-2026 ini didapat setelah Manchester City tertahan imbang 1-1 di markas Bournemouth, Stadion Vitality, pada Rabu dini hari WIB.
Secara matematis, posisi Arsenal yang mengoleksi 82 poin di puncak klasemen sudah tidak mungkin terkejar oleh Manchester City dengan 78 poin. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut kini tinggal menyisakan satu pekan pertandingan lagi.
Keberhasilan ini menghadirkan sukacita besar bagi The Gunners yang terakhir kali memenangkan trofi Premier League pada 2004. Gelar juara ini juga menjadi pelipur lara bagi pelatih Mikel Arteta setelah timnya finis sebagai runner-up dalam tiga musim beruntun.
Mikel Arteta menunjukkan perkembangan performa yang konsisten sejak mulai menukangi Arsenal pada Desember 2019. Pada dua musim awal, ia membawa tim finis di peringkat delapan, disusul posisi kelima pada musim 2021-2022, sebelum akhirnya konsisten di papan atas.
Pencapaian ini terhitung luar biasa mengingat posisi di Arsenal merupakan pengalaman pertama Arteta sebagai pelatih kepala tim profesional. Sebelumnya, ia hanya bertugas menjadi asisten dari Pep Guardiola di Manchester City.
Melalui kesuksesan ini, Arteta menyamai rekor Kenny Dalglish bersama Liverpool sebagai pelatih yang langsung meraih juara pada pengalaman pertama melatih tim utama. Selain itu, Arteta yang berusia 44 hari 54 hari kini tercatat sebagai pelatih termuda Arsenal yang memenangkan liga.
Sejarah Baru di Premier League
Dalam sejarah Premier League, hanya Jose Mourinho yang mampu memenangkan kompetisi ini dalam usia yang lebih muda daripada Arteta. Pria asal Spanyol ini juga menjadi orang kedua yang sukses menjuarai kompetisi sebagai pemain dan pelatih, menyamai torehan Roberto Mancini.
Arteta kini memegang rekor sebagai pelatih Arsenal dengan rasio kemenangan tertinggi, mencapai 60,4 persen dari 351 laga. Angka tersebut melampaui catatan para pelatih legendaris klub seperti Arsene Wenger, George Graham, dan Herbert Chapman.
Sejarah emas Arteta di London Utara dapat tertulis semakin tinta emas jika mampu membawa tim berjaya di kompetisi Eropa. Arsenal dijadwalkan akan melakoni partai final Liga Champions melawan PSG pada Sabtu, 30 Mei mendatang.