Bek andalan Arsenal, Gabriel Magalhaes, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam setelah timnya gagal merengkuh trofi Liga Champions musim ini. Pemain asal Brasil tersebut menjadi sorotan lantaran tidak berhasil menuntaskan tugasnya dalam babak adu penalti yang krusial.
Kegagalan Gabriel terjadi saat ia maju sebagai penendang kelima bagi The Gunners dalam partai puncak yang digelar di Puskas Arena, Budapest. Arsenal terpaksa mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 3-4 melalui drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Kekecewaan Gabriel dan Kebanggaan Tim
Kekalahan pahit ini memperpanjang penantian panjang klub asal London Utara tersebut untuk mencicipi gelar juara Liga Champions pertama mereka. Meski merasa hancur, Gabriel tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan rekan-rekan setimnya sepanjang musim.
Melalui media sosial pribadinya, Gabriel menyampaikan bahwa meskipun hasil ini sangat menyakitkan, ia tetap merasa bangga dengan pencapaian tim. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung setia yang terus memberikan semangat selama perjalanan mereka.
Berikut adalah poin-poin penting dalam pernyataan resmi Gabriel Magalhaes di Instagram :
- Perasaan bangga terhadap seluruh skuad Arsenal atas kerja keras mereka sepanjang musim.
- Apresiasi mendalam bagi para fans yang selalu mendukung di setiap langkah pertandingan.
- Harapan besar untuk kembali bangkit dan menyapa pendukung pada kompetisi musim depan.
Pernyataan tersebut menunjukkan kedewasaan Gabriel dalam menghadapi kegagalan di momen besar. Ia pun mengajak para penggemar untuk tetap mensyukuri perjalanan tim yang sudah sampai sejauh ini.
Penjelasan Mikel Arteta Terkait Penunjukan Algojo
Mikel Arteta selaku manajer Arsenal memberikan klarifikasi mengenai alasan di balik penunjukan Gabriel sebagai salah satu eksekutor penalti. Arteta mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil karena sang pemain sendiri yang mengajukan diri untuk maju.
Dalam situasi normal, tugas menendang penalti biasanya diberikan kepada pemain seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, atau Kai Havertz. Namun, kondisi pertandingan yang melelahkan hingga babak tambahan menuntut pemain lain untuk siap mengambil tanggung jawab tersebut.
Rincian mengenai daftar penendang penalti utama Arsenal menurut Mikel Arteta :
| No | Nama Pemain | Status Penendang |
|---|---|---|
| 1 | Bukayo Saka | Eksekutor Utama |
| 2 | Martin Odegaard | Eksekutor Utama |
| 3 | Kai Havertz | Eksekutor Utama |
| 4 | Gabriel Magalhaes | Eksekutor Cadangan/Pilihan |
Tabel di atas menunjukkan bahwa Gabriel sebenarnya bukanlah pilihan pertama dalam urutan penalti rutin klub. Namun, keberaniannya untuk mengambil tanggung jawab di laga final diapresiasi oleh tim kepelatihan.
Kekalahan dari PSG ini sekaligus memupus harapan Arsenal untuk meraih gelar ganda di musim yang sama. Padahal, mereka baru saja merayakan keberhasilan menjuarai Liga Inggris setelah penantian panjang selama 22 tahun.