Liverpool kembali menelan hasil negatif dalam lanjutan Premier League musim 2025/2026. Dilansir dari Detik Sport, klub berjuluk The Reds tersebut dipaksa menyerah oleh Aston Villa dengan skor akhir 4-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Villa Park pada Sabtu dini hari WIB.
Hasil minus ini menjadi kekalahan ke-12 bagi Liverpool dari total 37 pertandingan yang telah mereka jalani di kompetisi domestik. Dampaknya, posisi klub asal Merseyside ini merosot ke peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 59 poin, digeser oleh Aston Villa yang kini mengoleksi 62 poin sekaligus mengamankan tiket menuju Liga Champions.
Performa Liverpool di kasta tertinggi Liga Inggris musim ini dinilai kurang maksimal. Selain menderita belasan kekalahan, lini pertahanan mereka juga terbilang rapuh setelah kebobolan sebanyak 52 gol, yang merupakan catatan tertinggi di antara tim penghuni lima besar klasemen.
Situasi tersebut membuat sang manajer, Arne Slot, menorehkan sejumlah catatan kurang mengesankan berdasarkan data dari Sofascore. Juru taktik asal Belanda itu menyamai beberapa rapor merah klub di masa lalu hanya dalam kurun waktu dua tahun masa kerjanya di Anfield.
Arne Slot menyamai catatan poin terendah klub sejak musim 2015/2016 dengan perolehan 59 poin. Selain itu, ia juga membawa tim merasakan jumlah kekalahan terbanyak di liga sejak musim 2011/2012, serta jumlah kebobolan tertinggi sejak musim 1993/1994.
Jika dihitung pada seluruh kompetisi yang diikuti, Liverpool tercatat sudah menelan 20 kekalahan sepanjang musim ini. Angka tersebut memecahkan rekor sebagai manajer The Reds dengan jumlah kekalahan terbanyak dalam satu musim, melampaui catatan Rafael Benitez yang menorehkan 19 kekalahan pada musim 2004/2005 dan 2009/2010.
Rentetan hasil buruk ini memicu gelombang desakan dari para pendukung yang menginginkan agar manajemen segera memberhentikan posisi Arne Slot. Kendati demikian, mantan pelatih Feyenoord tersebut tetap menunjukkan sikap optimistis terkait kelanjutan kariernya di Anfield.
"Saya rasa saya tidak memutuskan itu sendirian, tetapi saya memiliki alasan kuat untuk percaya bahwa saya akan menjadi manajer Liverpool musim depan. Pertama-tama, saya terikat kontrak dengan klub ini dan kedua, dari semua pembicaraan yang telah kami lakukan. Itulah pendapat saya," kata Slot soal masa depannya di Liverpool.