Arema FC bersiap menjalani laga krusial melawan PSIM Yogyakarta pada pekan terakhir Liga 1 Super League. Pertandingan penentu posisi 10 besar klasemen akhir ini bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5) pukul 17.30 WIB.
Seperti dikutip dari Media Indonesia, mengakhiri musim di papan tengah bagian atas menjadi target realistis yang diincar oleh kedua tim. PSIM Yogyakarta mengusung ambisi besar menggeser posisi tuan rumah, sedangkan Arema FC bertekad menjaga gengsi di depan pendukung sendiri.
Bek asing Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa seluruh elemen tim sepakat menganggap pertandingan melawan Laskar Mataram sebagai partai final. Motivasi tinggi diusung skuat asuhan pelatih Arema untuk menutup musim dengan raihan poin penuh.
"Kami menganggap laga terakhir musim ini sebagai duel final. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk suporter dan memastikan posisi kami tetap aman di 10 besar," ujar Santos dalam keterangannya menjelang pertandingan.
Sebagai tim yang tengah berjuang di kasta tertinggi, PSIM Yogyakarta memiliki motivasi berlipat. Kemenangan di Malang akan membawa Laskar Mataram melompati posisi Arema FC di tabel klasemen, bermodalkan konsistensi permainan dari beberapa laga terakhir.
Pertandingan di Kanjuruhan diprediksi berjalan dengan tempo sedang dan diwarnai benturan fisik di lini tengah. Arema FC diperkirakan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal memanfaatkan lebar lapangan untuk membongkar pertahanan tim tamu.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta diprediksi akan bermain lebih menunggu. Laskar Mataram bakal mengandalkan transisi cepat demi mengejutkan barisan belakang Arema FC.
Ketangguhan Marcos Santos dalam menghalau serangan balik cepat akan menjadi kunci pertahanan Arema FC. Sementara efektivitas lini depan PSIM Yogyakarta dalam memanfaatkan peluang di area penalti bakal diuji.
| Aspek | Arema FC | PSIM Yogyakarta |
|---|---|---|
| Bertahan di 10 Besar | Menembus 10 Besar | Marcos Santos (DF) |
| Data Sedang Divalidasi | Kandang | Tandang |