Ardhi Tjahjoko Siap Mundur Setelah Persija Gagal Juara Liga Super 2025

Ardhi Tjahjoko Siap Mundur Setelah Persija Gagal Juara Liga Super 2025
Foto: Ilustrasi Ardhi Tjahjoko Siap Mundur Setelah Persija Gagal Juara Liga Super 2025.

Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menyatakan kesiapannya untuk menanggalkan jabatan setelah timnya dipastikan gagal meraih gelar juara Liga Super 2025/2026 pada Selasa (12/5/2026). Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik dan pendukung setia klub, The Jakmania.

Kekalahan tipis dari Persib Bandung pada pekan sebelumnya menjadi faktor krusial yang mengubur ambisi Macan Kemayoran untuk duduk di singgasana tertinggi musim ini. Sebagaimana dilansir dari Suara, Ardhi mengaku tidak mampu memenuhi target manajemen untuk membawa tim menjadi kampiun.

Pernyataan penyesalan dan pengunduran diri tersebut disampaikan oleh purnawirawan berpangkat Marsda TNI itu melalui keterangan tertulis di media sosial pribadinya. Ia menegaskan kesiapan untuk menerima segala konsekuensi dari pihak manajemen klub terkait evaluasi kinerjanya.

"Lupakan tahun ini. Saya selaku manajer Persija memohon maaf dan siap bertanggung jawab karena telah gagal untuk memenuhi target menjadi juara di tahun ini," ujar Ardhi, Manajer Persija Jakarta.

Meskipun merasa gagal mencapai target utama, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh elemen tim yang telah berjuang di lapangan sepanjang musim. Ardhi tercatat sedang menjalani periode keduanya di Persija setelah sempat menjabat pada musim 2017 hingga 2019.

"Hormat dan bangga saya kepada perjuangan para pemain, suporter, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung tim selama ini dalam mengarungi kompetisi di tahun ini," jelas Ardhi, Manajer Persija Jakarta.

Seluruh keputusan mengenai masa depan manajerial tim kini berada di tangan manajemen Persija Jakarta sepenuhnya. Ia menyatakan tidak akan keberatan jika memang harus meninggalkan posisinya demi kebaikan tim di masa depan.

"Selanjutnya, saya siap menerima keputusan dari manajemen apa pun itu bentuknya yang akan diberikan kepada saya," ungkap Ardhi, Manajer Persija Jakarta.

Ardhi pun menutup pernyataannya dengan memberikan semangat kepada klub yang selama ini ia kelola tersebut.

"Keep spirit. Love Persija," tutup Ardhi, Manajer Persija Jakarta.

Secara teknis, kegagalan juara ini dipicu oleh kekalahan 1-2 dari Persib Bandung di mana gol tunggal Persija dicetak oleh Alaeddine Ajaraie pada menit ke-19. Namun, performa Adam Alis yang mencetak dua gol pembalik keadaan pada menit ke-28 dan ke-37 memastikan poin penuh bagi tim tamu.

Kekalahan tersebut membuat Persija tertahan di posisi ketiga klasemen dengan raihan 65 poin dari sisa dua pertandingan. Jumlah poin tersebut tidak mungkin lagi mengejar perolehan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang berada di peringkat satu dan dua.

Artikel terkait

Rekomendasi